Tak Hanya Impor, Mendag Sebut Ekspor Pangan Juga Tinggi

Penulis: Nur Aivanni Pada: Selasa, 23 Okt 2018, 19:50 WIB Ekonomi
Tak Hanya Impor, Mendag Sebut Ekspor Pangan Juga Tinggi

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

MENTERI Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa ekspor pangan yang dilakukan Indonesia juga tinggi. Hal itu disampaikannya saat menanggapi impor pangan yang lebih tinggi dibandingkan ekspor.

"Kita ekspor juga tinggi loh. Kakao juga ada impor memang, tapi kita ekspornya tinggi. Jadi, hanya jenisnya saja yang berbeda," kata Enggar saat ditemui di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (23/10).

Adapun terkait kebijakan impor beras dengan keluarnya rilis produksi beras oleh BPS, Enggar enggan menanggapinya lebih jauh. "Itu Pak Menko (Menko Perekonomian Darmin Nasution) yang jawab. Saya kan melaksanakan keputusan Rakor," katanya.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), total produksi beras tahun ini adalah 32,42 juta ton. Sementara, konsumsi beras nasional sebanyak 29,57 juta ton. Dengan begitu, kelebihan produksi beras tahun ini adalah 2,85 juta ton. Namun, kelebihan beras tersebut pun terbilang masih rendah.

Enggar pun mengatakan bahwa data BPS lah yang harus menjadi pegangan dalam mengambil suatu kebijakan. "UU sudah mengatur bahwa BPS yang data tunggal dan itu bermanfaat sekali untuk mengambil berbagai kebijakan. Dan arahan Bapak Presiden juga data BPS aja yang dipegang," pungkasnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More