Ini Canda Kiai Ma'ruf soal Mandau

Penulis: Micom Pada: Selasa, 23 Okt 2018, 19:25 WIB Nusantara
Ini Canda Kiai Ma

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

SEJAK ditetapkan sebagai calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia untuk bertemu masyarakat. Dan di dalam setiap pertemuan, masyarakat selalu memberikan doa dan berbagai buah tangan.

Seperti di Kalimantan Tengah, Selasa (23/10), Kiai Ma'ruf diberikan hadiah berupa mandau, yang merupakan senjata adat khas Dayak. Senjata tradisional itu diberikan oleh Agustiar Sabran, mewakili masyarakat Kalimantan Tengah.

Ini bukan senjata tradisional pertama yang diperolehnya. Seperti disampaikan Kiai Ma'ruf, ketika berkunjung ke masyarakat di Banten, dirinya mendapatkan hadiah golok. Di Surabaya, dia juga mendapatkan keris. Ketika berkunjung ke Madura, dia diberikan pedang.

"Saya datang ke Kalteng, dapat mandau," ujar Kiai Ma'ruf sambil mengangkatnya.

 "Jadi saya sudah banyak dapat senjata untuk membela bangsa dan negara," tambahnya diikuti gelak tawa peserta acara pelantikan Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-KH Ma'ruf itu.

Sebagai catatan, selain senjata, Kiai Ma'ruf juga kerap disambut dengan upacara adat dan mendapatkan artefak adat. Misalnya, di Sumatra Utara, Kiai Ma'ruf disambut tarian tradisional Batak Tortor.

Bahkan ketika ziarah di makam Sisingamangaraja XII dan di markas Gereja HKBP di Tarutung awal Oktober, Kiai Ma'ruf dan Nyai Wury Estu Handayani, mendapatkan upacara pemberian ulos batak.

Begitu pula ketika tiba di Kalimantan Tengah, hari ini, Kiai Ma'ruf dan keluarga disambut juga dengan tarian adat setempat. Dan diujung acara dia diberi mandau. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More