Pencemaran Kali Bekasi Sudah Masuk Kategori Berat

Penulis: Gana Buana Pada: Selasa, 23 Okt 2018, 19:21 WIB Megapolitan
Pencemaran Kali Bekasi Sudah Masuk Kategori Berat

ANTARA FOTO/Paramayuda

DINAS Lingkungan Hidup Kota Bekasi menemukan 60% air Kali Bekasi tercemar limbah domestik. Hasil tersebut merupakan uji sampel air Kali Bekasi yang diambil saat tercemar pekan lalu.

“Pencemaran Kali Bekasi sudah masuk kategori berat. Kandungan airnya tercemar macam-macam, ada dari industri, dari domestik atau rumah tangga, dari penelitian laboratorium itu sekitar 60% dari limbah domestik,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Lutfi, Selasa (23/10).

Menurutnya, Kali Bekasi sempat tertutup busa dan mengeluar bau yang menyengat. Hal itu dipicu saat ada turbulensi pada permukaan air Kali Bekasi yang mengandung limbah. Turbulensi terjadi ketika air melintasi permukaan yang terjal seperti saat air terjun setelah pintu air.

Ditambah endapan Kali Bekasi yang tinggi juga dapat menyebabkan ekosistem disungai tersebut menjadi mati dan rusak. Karena itu, pihaknya meminta campur tangan pemerintah pusat dalam penanganan pencemaran Kali Bekasi. “Ini sudah harus masuk penanganan antar daerah,” tandas dia.

Baca juga:

Kali Bekasi Kembali Tercemar, Produksi Air Bersih Terganggu

Pemkot Bekasi Minta KLH Bantu Penanganan Kali Bekasi

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Bekasi mendesak agar pemerintah pusat ikut turun tangan menangani pencemaran Kali Bekasi yang amat mengkhawatirkan. Sebab, dampak pencemaran ikut dirasakan warga.

Sample air Kali Bekasi yang dilaporkan ke Kemeterian Lingkungan Hidup tersebut berdasarkan hasil uji laboratorium di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi. Didapati, hasil uji laboratorium air Kali Bekasi sudah tercemar limbah berbahaya dan sudah tidak layak komsumsi. (OL-6)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More