Marquez Berpeluang Lampaui Rekor Rossi

Penulis: Crash/CNN/Beo/X-10 Pada: Senin, 22 Okt 2018, 08:00 WIB Olahraga
Marquez Berpeluang Lampaui Rekor Rossi

AFP/MARTIN BUREAU
JUARA DUNIA MOTO-GP: Pembalap Repsol Honda Marc Marquez melakukan selebrasi di podium setelah memenangi balapan Moto-GP Jepang 2018 di Sirkuit Twin Ring Motegi, kemarin. Kemenangan Marquez di Jepang tersebut sekaligus membuatnya menjadi juara dunia Moto-GP

PEMBALAP Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, menjadi juara Dunia Moto-GP 2018 setelah memenangi GP Jepang, kemarin.

Marquez membutuhkan waktu 42 menit 36,438 detik untuk mencapai finis yang disusul Cal Crutchlow dari tim LCR Honda dengan waktu 42 menit 38,011 detik. Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, menjadi yang tercepat ketiga di seri ke-16 Moto-GP tahun ini dengan waktu 42 menit 38,158 detik.

Andrea Dovizioso, pembalap Ducati, gagal mencegah Marquez mendapatkan titel juara dunia lantaran terjatuh jelang balapan berakhir. Dovizioso sempat memimpin lama di urutan pertama. Namun, Marquez yang awalnya start dari urutan keenam mampu menyalipnya.

Saat balapan menyisakan dua putaran, Dovizioso malah jatuh. Meski demikian, dia masih bisa menyelesaikan balapan dan menyudahinya dengan catatan waktu 43 menit 19.136 detik. Namun, pembalap asal Italia itu hanya bisa finis di urutan ke-18 dan akibatnya tidak bisa mendapatkan poin.

Bagi Marquez, prestasi tahun ini merupakan gelar yang kelima di kelas Moto-GP pada usia 25 tahun 246 hari. Itu merupakan gelar ketujuh Marquez sejak memulai karier sebagai pembalap profesional. Dia terjun ke arena balap ini pada 2008 saat usia 15 tahun.

Marquez menjadi pembalap termuda yang berhasil meraih lima gelar juara dunia Moto-GP. Marquez mengalahkan rekor milik pembalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi. Pada 2005, Rossi meraih gelar kelima juara dunia Moto-GP pada usia 26 tahun 221 hari.

Di usia masih 25, Marquez berpeluang besar melampaui rekor Rossi yang telah mengantongi tujuh gelar juara dunia Moto-GP.

Namun, sebagian orang menilai dominasi Marquez itu bisa membuat Moto-GP menjadi tidak menarik lagi, seperti Michael Schumacher merebut gelar F1 sepanjang 2000 hingga 2004, Rossi merebut gelar Moto-GP 2001 hingga 2005, atau Sebastian Vettel yang menjadi juara dunia F1 pada 2010 hingga 2013. Marquez benar-benar menunjukkan dominasi total di Moto-GP.

Pembalap dengan gelar the Baby Alien itu mengaku konsistensi merupakan kunci keberhasilan untuk bisa mengalahkan para rivalnya, khususnya Andrea Dovizioso.

"Kami berusaha dengan keras sepanjang musim ini untuk bisa konsisten dan itulah yang saya pelajari dari Dovizioso pada tahun lalu. Dia benar-benar bisa mengatasi segala situasi kala itu," kata Marquez. (Crash/CNN/Beo/X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More