Gaungkan Kopi Lokal Karawang, Pengusaha Siap Bagikan 100 Gerobak Gratis

Penulis: Cikwan Suwandi Pada: Minggu, 21 Okt 2018, 18:00 WIB Nusantara
Gaungkan Kopi Lokal Karawang, Pengusaha Siap Bagikan 100 Gerobak Gratis

MI/CIKWAN

SAAT memang tidak banyak orang tahu tentang keberadaan kopi Pegunungan Sanggabuana, Kecamatan Tegalwaru. Kopi yang disebut-sebut khas Karawang tersebut memang belum menggaung di seantero nusantara.

"Wilayah Karawang ini ada yang namanya kopi Sanggabuana. Sangat disayangkan banyak masyarakat yang belum tahu tentang kopi robusta khas Karawang," ungkap seorang pengusaha kopi Joko Tri Suroso, Minggu (21/10).

Menurut Joko, selama ini para petani di Pegunungan Sanggabuana, lebih memilih menjual buah kopinya ke sejumlah tengkulak di wilayah Bogor dibandingkan harus mengolah dan membuat brand sendiri.

"Padahal cita rasa robustanya itu lebih lembut dibandingkan dengan dengan robusta yang terkenal sangat pahit," katanya.

Kecintaannya terhadap kopi Sanggabuana ini pun membuatnya bertekad untuk menggaungkannya. Pria yang disapa dengan Jokotri ini akan membagikan 100 gerobak gratis kepada UMKM di Karawang.

Menurur dia, wirausaha di bidang kopi dinilai sangat membuka peluang untuk meraih sukses. Apalagi, Kopi Sanggabuana masih sangat terbuka peluang untuk bersaing dengan kopi yang sudah ada. 

"Ini juga upaya untuk mengurangi penggangguran. Kami juga akan melakukan pembinaan dan pelatihan untuk menciptakan para barista baru secara cuma-cuma. Saya jatuh cinta pada rasa kopi Sanggabuana," katanya.

Dia akan melihat sejauh mana perkembangan pasar Kopi Sanggabuana. 

"Saya optimistis Kopi Sanggabuana bakal bersaing dengan kopi lainnya. Untuk tahun depan saya targetkan 1.000 gerobak kopi," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More