1.000 Wirausaha Tradisional Gelorakan Lombok Bangkit 

Penulis: Yusuf Riaman Pada: Minggu, 21 Okt 2018, 16:45 WIB Nusantara
1.000 Wirausaha Tradisional Gelorakan Lombok Bangkit 

MI/YUSUF RIAMAN

SEKITAR seribu wirausaha tradisional bertemu di Mataram menggelorakan semangat Lombok Bangkit melalui kegiatan Ayo Bangun Kembali Ekonomi Lombok pascagempa bumi Agustus lalu.

"Kita tidak mungkin selesai dari masalah, kalau ekonomi kita tidak baik, dan tidak bergerak. Saya kira ini langkah yang sangat baik yang dilakukan dunia usaha dalam upaya menggerakkan ekonomi masyarakat kita," kata Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah usai meresmikan pembukaan Sampoerna Retail Community (SRC) di Lombok City Center, Mataram, Sabtu (20/10).

Dia berharap kegiatan serupaya juga dapat berlangsung di tempat lain dalam wilayah NTB. Sebab salah satu pihak yang terkena dampak bencana gempa bumi Lombok beberapa waktu silam adalah para pelaku wirausaha yang memiliki toko retail tradisional.

Dikatakan Gubernur, untuk meringankan beban pelaku usaha, pihak perbankan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memberikan relaksaksi kredit bagi mereka di komunitas bisnis yang terkena dampak.

"Oleh karena itu mungkin ada restrukturisasi sehingga tidak menjadi beban yang berat bagi mereka yang melakukan dunia usaha, dan terkena dampak bencana ini," ujarnya.

Manager stakeholder and regional relations PT HM Sampoerna, Arief Triastika, mengatakan kegiatan pemulihan ini berupa bantuan infrastruktur material terhadap toko-toko ritel tradisional dan kegiatan peningkatan motivasi kepada para pelaku wirausaha. Tujuannya agar mereka kembali bersemangat menjalankan usahanya.

"Sampoerna mendukung seruan pemerintah agar Lombok segera bangkit dengan menggiatkan kembali ekonomi, mengajak para pelaku UKM yang usahanya sempat terhenti supaya kembali beraktivitas," kata Arief.

Dikatakan Arief, kegiatan SRC Fest Lombok bertema Ayo Bangun Kembali Ekonomi Lombok, merupakan bagian dari rangaian kegiatan menuju Pesta Retail Nasional 2018 yang akan dilaksanakan di Jakarta November mendatang.

Serangkaian kegiatan lainnya yang digelar pada SRC antara lain, penyerahan simbolis bantuan infrastruktur kepada 145 wirausaha lokal, pameran produk dan jasa UMKM, kegiatan trauma healing dan seminar motivasi kepada 1.000 peserta yang hadir. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More