Uniknya Sambal Koja

Penulis: Riz/M-3 Pada: Minggu, 21 Okt 2018, 00:30 WIB Weekend
Uniknya Sambal Koja

DOK JW MARRIOTT

BAGI orang Indonesia tidak lengkap jika makan tanpa rasa pedas dari sambal. Sambal terasi dan sambal bawang yang biasanya mendampingi hidangan yang disantap. Namun, bagaimana dengan sambal koja?

Sambal ini terbilang unik dan baru. Diracik khusus Executive Sous Chef Sailendra Restaurant di hotel JW Marriott Jakarta, Heri Purnama. Tampilannya berbeda dengan sambal terasi dan bawang. Sambal ini berwarna hijau pekat karena terbuat dari daun koja.

Bagi sebagian orang belum familier dengan daun koja. Daun ini juga dikenal sebagai daun kari, bagi masyarakat Aceh daun ini disebut dengan temurui.

Untuk sambal, daun koja diracik dengan bahan lainnya, yaitu cabai, bawang merah, bawang putih, terasi, dan sedikit daun melinjo yang diulek bersama.

Bentuk daun koja berukuran kecil dan bertekstur sedikit kasar. Tulang daun terlihat jelas serta memanjang. Wanginya unik dan sekilas mirip wangi jeruk. Namun, yang pasti, wangi daun koja mampu membangkitkan selera makan. Sementara itu, rasa sambal koja ini cukup pedas dengan tekstur lembut dan berminyak.

Menurut Chef Heri Purnama, daun tersebut sering dipakai pada masakan-masakan khas daerah-daerah di Sumatra. Salah satu contoh yang paling terkenal ialah masakan ayam tangkap dari Aceh.

"Tidak hanya menjadi bahan tambahan, tetapi juga kali ini kami menggunakan daun koja sebagai bahan utama membuat sambal ini. Sampai detik ini belum ada yang membuat terobosan daun koja untuk dijadikan sambal," kata Heri saat dijumpai Media Indonesia di JW Marriott Hotel Jakarta, beberapa waktu lalu.

Heri menambahkan, daun koja memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Misalnya, menjaga kadar kolesterol tubuh dan kandungan antioksidannya dapat menghambat aktivitas radikal bebas di dalam tubuh, salah satunya pada organ hati.

Selain menjadi bahan pelengkap, Heri menuturkan, Sambal Koja racikannya dapat digunakan sebagai bumbu masakan. Aneka kreasi hidangan yang menggunakan sambal koja, antara lain ayam bakar sambal koja, telur begana sambal koja, bubur pedas sambal koja, nasi goreng kambing sambal koja, sate ayam sambal koja, dan tempe teri kacang sambal koja. Tak hanya makanan lokal, tetapi juga makanan internasional, seperti masakan Tiongkok, ayam tandoori, dan pasta aglio olio.

Bagi Anda yang penasaran, Anda dapat membeli stoples sambal koja (220 gram) dengan harga Rp50 ribu di Sailendra Restaurant, Hotel JW Marriott Jakarta dan tersedia eksklusif melalui Grabfood.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More