Blusukan Sumut Terbentuk, Siap Menangkan Jokowi

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 20 Okt 2018, 20:20 WIB Nusantara
Blusukan Sumut Terbentuk, Siap Menangkan Jokowi

Ist

BLUSUKAN Jokowi Sumatra Utara terbentuk di Medan, Sabtu (20/10), dengan janji siap memenangkan Presiden petahana Joko Widodo yang berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin pada Pemilihan Umum Presiden 2019 di daerah itu.

"Setelah deklarasi akan diadakan kegiatan yang sifatnya berkesinambungan agar masyarakat Sumut bisa memutuskan pilihannya ke nomor
01 di Pilpres 2019," ujar Ketua Blusukan Jokowi di Sumut, Tuah Purba, di Medan, Sabtu.

Dia mengatakan itu pada acara deklarasi Blusukan Jokowi Sumut yang dihadiri seribuan relawan dan tim pemenangan lainnya.

Menurut Tuah, sesuai  sebutan 'blusukan' yang menjadi gaya Presiden Jokowi, maka tim di Sumut juga akan melakukan hal sama.

Setelah deklarasi, katanya, tim akan terus bekerja 'door to door' dengan target memenangkan Jokowi untuk menjadi Presiden kembali di periode 2019-2024.

"Target kami Jokowi-Amin menang di Sumut dan  harapannya juga secara nasional menang sehingga tetap Jokowi tetap jadi Presiden,"
katanya.

Keyakinan bisa memenangkan Jokowi-Amin semakin besar karena ada sekitar 58 simpul dengan ribuan relawan yang sudah menyatakan sikap untuk mendukung kemenangan calon pasangan nomor satu di Pilpres 2019.

Ketua Umum Relawan Bulaksumur (Blusukan) Joko Widodo (Jokowi), Teguh Indrayana, mengatakan, setelah Sumut dan sebelumnya antara lain di Sulawesi Selatan, pendeklarasian Blusukan Jokowi di berbagai provinsi akan berlanjut.

Menurut dia, dukungan ke Jokowi karena dinilai Jokowi berada di jalur benar dan berguna bagi masyarakat selama menjadi Presiden.

"Konsistensi Presiden Jokowi terhadap Pancasila dan UUD 1945 juga teruji selama kepemimpinannya sehingga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) tetap terjaga, sehingga kepemimpinan Jokowi layak dilanjutkan," katanya.

Perwakilan Tim Kampanye  Nasional Jokowi-Amin, Hasto Kristiyanto, menegaskan, pilpres harus dijalankan dengan damai dan santun.

Menurut dia, kepemimpinan Jokowi dengan cara merangkul terbukti bisa menyelesaikan permasalahan.

"Tradisi kepemimpinan yang tidak ada jarak dengan rakyat harus dilanjutkan dan diikuti tim pemenangan. Pasangan Jokowi-Amin harus menang karena masih dibutuhkan masyarakat," katanya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More