Ini Rapor Empat Tahun Jokowi-JK di Bidang Infrastruktur

Penulis: Faisal Abdalla Pada: Sabtu, 20 Okt 2018, 19:50 WIB Ekonomi
Ini Rapor Empat Tahun Jokowi-JK di Bidang Infrastruktur

ANTARA

PEMBANGUNAN infrastruktur menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Selama empat tahun memimpin, berbagai pencapaian di bidang infrastruktur telah diraih.
 
"Jalan yang telah dibangun pemerintah mencapai 3.432 kilometer, jalan tol 947 kilometer, dan jembatan mencapai 39,798 kilometer," kata Staf Khusus Kepresidenan, Ahmad Erani dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/10).
 
Selain infrastruktur jalan, pemerintah telah membangun jalan kereta api dan bandar udara baru. Total ada 12 bandara baru yang dibangun serta lebih dari 400 bandara telah dilakukan revitalisasi.

Sebagai negara maritim terbesar di dunia, pemerintah Jokowi-JK juga mengembangkan konektivitas jalur laut. Pemerintah menawarkan program andalan tol laut dalam mewujudkan hal tersebut.
 
"Manfaat tol laut terus diperbesar dengan menambah pembangunan pelabuhan, memperluas tol laut termasuk trayek perintis, angkutan ternak dan pelayaran rakyat. Pada 2018 telah ada 18 trayek tol laut, 113 trayek kapal perintis, dan 6 trayek kapal ternak," kata Erani.
 
Erani berharap pembangunan inftastruktur yang masif dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK mampu berkontribusi positif terhadap perkenomian nasional hingga 30-40 tahun ke depan.
 
"Pemerintah tak hanya berpikir dalam jangka pendek atau menengah, namun memikirkan kepentingan jangka panjang. Implikasinya, pembanguna infrastruktur diharapkan tidak cuma menafkahi kebutuhan pertumbuhan, namun juga menyantuni mandat pemerataan dan keadilan ekonomi," kata Erani. (Medcom/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More