Perbatasan Irlandia Bisa Gagalkan Brexit

Penulis: (AFP/Yan/I-2) Pada: Sabtu, 20 Okt 2018, 08:20 WIB Internasional
Perbatasan Irlandia Bisa Gagalkan Brexit

(Photo by JOHN THYS / AFP)

MASALAH perbatasan antara Irlandia dan provinsi Inggris di Irlandia Utara dapat menenggelamkan perundingan tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa (British Exit/Brexit).

Demikian disampaikan Kepala Perunding Brexit dari Uni Eropa, Michel Barnier, kemarin. "Jawabannya ialah ya," kata Barnier saat ditanya di Radio Prancis Inter terkait apakah masalah perbatasan Irlandia dapat menyebabkan kegagalan negosiasi Brexit.

Sebelumnya, para pemimpin Uni Eropa telah memperingatkan Inggris bahwa mereka tidak akan menawarkan lebih banyak konsesi untuk memecahkan kebuntuan perundingan Brexit. Namun, mereka yakin kesepakatan akan dapat dicapai sebelum negara itu meninggalkan Uni Eropa pada Maret 2019 mendatang.

Sementara itu, KTT Brussels ditutup tanpa adanya kemajuan setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May tidak menawarkan proposal baru. Di luar dugaan, dia justru bisa menerima periode transisi yang lebih panjang setelah Brexit.

May telah berjuang sejak referendum 2016 yang memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa dan meredam tuntutan dari Partai Konservatif dengan langkah negosiasi dengan Brussels. Alhasil, kesulitan yang timbul terlupakan oleh kemarahan yang muncul di dalam negeri karena sarannya untuk memperpanjang periode transisi pasca-Brexit.

Namun, hal itu perlu untuk mencari solusi atas masalah perbatasan di Irlandia. Sejauh ini kedua pihak telah sepakat tentang harus adanya pengaturan yang mengikat secara hukum untuk menghindari pemeriksaan perbatasan antara Irlandia Utara dan Irlandia yang merupakan anggota Uni Eropa.

Hal ini akan berlaku setelah transisi berakhir. Di lain hal, kedua pihak sangat tidak setuju dengan ketentuan tersebut sehingga masalah itu menghambat aspek pembicaraan Brexit lainnya.

Hal yang pasti, jika Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan, akan dipandang berpotensi sebagai bencana karena akan memunculkan masalah tarif, bea cukai, dan persoalan regulasi lainnya yang bisa mengganggu perdagangan.

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More