Fokus Perbaiki Lini Pertahanan

Penulis: Sat/R-1 Pada: Sabtu, 20 Okt 2018, 02:20 WIB Sepak Bola
Fokus Perbaiki Lini Pertahanan

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

TIMNAS Indonesia U-19 mengawali penampilan Piala Asia U-19 2018 dengan catatan positif saat menaklukkan Taiwan 3-1 dalam penyisihan Grup A, Kamis (18/10) malam. Namun, pelatih Indra Sjafri masih melihat kekurangan pada tim asuhannya terutama di lini belakangan.

Saat melawan Taiwan, gawang Indonesia kebobolan karena kesalahan elementer pemain sektor pertahanan. Kesalahan tersebut juga terjadi saat melakoni laga persahabatan sebelumnya. "Kita tetap perbaiki masalah pertahanan. Banyak gol-gol mudah terjadi karena kesalahan pengambilan keputusan dan organisasi kurang baik. Kami akan memperbaiki itu dua hari ini," kata Indra, kemarin.

Perbaikan lini pertahanan memang perlu dilakukan. Pasalnya, Qatar yang akan menjadi lawan kedua, pada Minggu (21/10), memiliki daya serang lebih bagus jika dibandingkan dengan Taiwan.

Di lain pihak, Manajer timnas Indonesia U-19 Daconi memberi komentar terkait dengan sepinya minat penonton untuk menyaksikan langsung laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Daconi berharap pencinta sepak bola Indonesia mau untuk memadati stadion.

Laga Indonesia melawan Taiwan hanya disaksikan langsung 2.124 penonton. Padahal, kapasitas stadion mencapai 77 ribu penonton. "Secara teknis kerja sama tim semakin baik, tapi terdapat satu lagi, yaitu dukungan dari masyarakat. Jadi, kami berharap pencinta sepak bola Indonesia memberikan doa dan dukungan langsung bagi tim di laga-laga selanjutnya," tutur Daconi.

Lebih lanjut, mantan CEO Semen Padang ini mengungkapkan adanya bonus jika timnas Indonesia U-19 terus berada di trek yang benar. Timnas Indonesia U-19 ditargetkan dapat menembus putaran final Piala Dunia U-20 pada tahun depan yang diselenggarakan di Polandia. Caranya mereka harus finis minimal pada babak semifinal. "Sudah menjadi tugas PSSI dan kita untuk menjaga anak-anak dalam performance yang baik. Itu (bonus) sudah kebijakan PSSI, yang penting anak-anak happy untuk mencapai tujuan bersama," imbuhnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

POLISI tidak langsung menangkap creator dan buzzer berita bohong atau hoaks mengenai 7 kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Alasannya, aparat masih melakukan pendalaman dari sisi aspek alat bukti untuk penyelidikan kasus tersebut dan masih menunggu hasil laboratorium forensik terkait identifikasi suara. Setujukah Anda dengan sikap Polri tersebut?





Berita Populer

Read More