Bersama Surveyor Indonesia, Kemenhub Digitalisasi Jembatan Timbang

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Jumat, 19 Okt 2018, 11:54 WIB Ekonomi
Bersama Surveyor Indonesia, Kemenhub Digitalisasi Jembatan Timbang

Dok. MI

KEMENTERIAN Perhubungan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan jembatan timbang dengan menggandeng PT Surveyor Indonesia sebagai pengawas. Tujuannya untuk memastikan pengawasan angkutan barang lebih efektif dan menghindari praktik kotor melalui teknologi digital.

"Saya memang jujur sampaikan apabila dikerjakan manual seperti sekarang, yang ada terjadi pengulangan kekecewaan pada jembatan timbang itu. Yang harus dilakukan yaitu dengan cara baru di antaranya cara digital IT harus hadir di sana," terang Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, saat menghadiri outlook 2019 Surveyor Indonesia di Graha Surveyor Indonesia, Jakarta, Jumat (19/10).

Menurut dia, kerja sama dengan Surveyor Indonesia diharapkan mampu memastikan fungsi jembatan timbang bekerja efektif. Kinerja perusahaan pelat merah ini sangat baik sehingga Kementerian Perhubungan tak segan meminta jasanya untuk memperbaiki pelayanan jembatan timbang.

Selama ini, lanjut Budi, tempat pengawasan angkutan barang itu memiliki citra kurang baik karena sepenuhnya dikeola secara manual. Dengan demikian, praktik kotor mudah tumbuh dan menyebabkan banyak pelanggaran kelebihan muatan.

Oleh sebab itu, teknologi pengawasan berbasis digital yang dimiliki Surveyor Indonesia sangat dibutuhkan. Nantinya kinerja jembatan timbang, khususnya praktik curang dari proses penindakan angkutan barang timbang bisa dengan mudah diawasi langsung dari pusat.

"Sehingga kalau ada kesalahan bisa terekam di pusat dan bisa memberikan tindakan tertentu. Atau sebaliknya berkaitan dengan berat dan konsolidasi data bisa dilakukan," tegasnya.

Ia juga menyatakan Surveyor Indonesia merupakan perusahaan yang bisa diandalkan untuk mengiringi atau menyertai banyak kegiatan termasuk di antaranya Kemenhub. Kesempatan lain yang dapat diambil Surveyor Indonesia selain jembatan timbang yakni pengawasan kapal.

"Kalau dilakukan dengan cara baru menjadi suatu panggung baik bagi surveyor dan kemenhub," pungkasnya.

Sebelumnya, Kemenhub menetapkan Surveyor Indonesia untuk bertindak sebagai pendamping pengelolaan jembatan timbang (Unit Pelaksanaan Penimbangan Kendaraan Bermotor/UPPKB).

Surveyor Indonesia juga membantu menyusun konsep pengembangan jembatan timbang atau UPPKB dan pembuatan SOP jembatan timbang, pelatihan personil yang akan mengoperasikan jembatan timbang dan sosialisasi rencana operasional jembatan timbang.

Adapun jumlah jembatan timbang yang ditangani oleh Surveyor Indonesia sebanyak tujuh unit dengan perincian tiga jembatan timbang di Sumatra dan empat di Jawa.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More