Rupiah Menguat Seiring Ekspektasi Positif Pasar Modal

Penulis: Antara Pada: Rabu, 17 Okt 2018, 10:57 WIB Ekonomi
Rupiah Menguat Seiring Ekspektasi Positif Pasar Modal

ANTARA

PERGERAKAN nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (17/10) pagi, bergerak menguat sebesar enam poin menjadi
Rp15.175 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.181 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Rabu (17/10) mengatakan mata uang dolar AS cenderung melemah terhadap sejumlah mata uang dunia didorong oleh ekspektasi investor yang mulai positif terhadap kinerja pasar modal negara-negara berkembang.

"Kenaikan di sejumlah pasar modal negara berkembang berdampak positif terhadap rupiah, sentimen itu berdampak pada masuknya capital inflow ke pasar saham dan obligasi Indonesia," katanya.

Ia menambahkan imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang stabil di level 3,16% menunjukan investor semakin positif terhadap laporan keuangan emiten-emiten di pasar saham.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan disetujuinya asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 sebesar Rp15.000 per dolar AS direspons positif pelaku pasar uang.

Di sisi lain, lanjut dia, pagelaran Asian Games yang menyumbang 0,05% terhadap produk domestik bruto (PDB) turut memberikan sentimen positif pada rupiah. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More