Asian Games 2018 Kurangi Pengangguran

Penulis: Yanurisa Ananta Pada: Rabu, 17 Okt 2018, 10:50 WIB Olahraga
Asian Games 2018 Kurangi Pengangguran

ANTARA/SIGID KURNIAWAN

PENYELENGGARAAN Asian Games 2018 dari tahap persiapan hingga penyelenggaraan diklaim telah mengurangi angka pengangguran. Bukan hanya itu, penyelenggaraan acara multiajang olahraga itu juga disebut telah mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 0,05%.

Menteri Perencanaan Pembangunan (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyatakan hal itu dalam Forum Merdeka Barat 9 di Gedung Bappenas Jakarta, kemarin.

Berdasarkan Studi Dampak Ekonomi Asian Games 2018 yang dilakukan Bappenas, tercatat sejak 2015 hingga 2018, dari persiapan sampai penyelenggaraan Asian Games, ada 108.780 orang yang bekerja.

"Paling besar memang di 2017 karena kita selesaikan infrastruktur dan renovasi sejumlah venue Asian Games. Ini bisa bantu pemerintah juga kurangi angka pengangguran," kata Bambang.

Bambang menjelaskan kesempatan kerja itu meningkat di lokasi penyelenggaraan Asian Games, terutama DKI Jakarta dan Sumatra Selatan.

Di Jakarta pada 2015-2019 terserap 57.300 pekerja. Rata-rata kesempatan kerja 2018-2019 naik 0,51% dan upah riil naik 0,46%. Hasilnya keuntungan ekonomi riil Jakarta 2015-2019 sebesar Rp14,7 triliun dengan efek pengganda terhadap output perekonomian 2015-2019 sebesar Rp28,2 triliun.

Di Sumatra Selatan, periode 2015-2019 perhelatan Asian Games menyerap 51.500 orang untuk bekerja. Pada 2018-2019 rata-rata kesempatan kerja meningkat 0,44% dengan upah riil turut naik 0,36%. Keuntungan ekonomi Sumsel 2015-2019 sebesar Rp7,5 triliun dan Rp2,3 triliun pada 2018. Efek pengganda terhadap output perekonomian 2015-2019 sebesar Rp14,0 triliun.

 

Pertumbuhan

Dari segi pertumbuhan ekonomi, Bambang mengatakan besaran pertumbuhan yang didongkrak dari penyelenggaraan Asian Games 2018 sebesar 0,05% sekilas kecil dilihat dari total produk domestik bruto (PDB). Namun, hal itu mampu menaikkan pertumbuhan ekonomi terutama untuk DKI Jakarta, Sumatra Selatan, Jawa Barat-Banten.

"Tanpa penyelenggaraan Asian Games, pertumbuhan ekonomi kita sebesar 5,15%. Kalau ada Asian Games, jadi 5,2% karena didongkrak angka 0,05% tadi. Ini memberikan dampak yang cukup membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Bambang.

Terkait dengan infrastruktur, Bambang Brodjonegoro mendorong semua pihak memanfaatkan infrastruktur yang dibangun khusus untuk Asian Games 2018. Untuk wilayah Palembang, Sumatra Selatan, Bambang berpesan agar operasional lintas rel terpadu (LRT) di wilayah itu dijaga supaya dapat dimanfaatkan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Nelson Firdaus, kemarin, mengatakan sebanyak lima stasiun LRT telah beroperasi saat Asian Games XVIII Agustus lalu dan sisanya secara bertahap. Sebagai dampak pembangunan infrastruktur terkait dengan Asian Games XVIII, Nelson mengatakan progres pembangunan fasilitas dan sarana, pengerjaan LRT Palembang pun menjadi sesuai dengan jadwal.

Berdasarkan laporan yang diterima Dishub, kata Nelson, realisasi pengerjaan depo LRT di Palembang sudah mencapai 98% per 5 Oktober 2018 dari rencana 98,5%. (Ant/X-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More