Presiden Dorong Daerah Siapkan Kebutuhan Kaum Disabilitas

Penulis: Pol/X-10 Pada: Rabu, 17 Okt 2018, 10:40 WIB Politik dan Hukum
Presiden Dorong Daerah Siapkan Kebutuhan Kaum Disabilitas

MI/Ramdani

PRESIDEN Joko Widodo mendorong pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas umum yang ramah terhadap penyandang disabilitas. Presiden ingin agar seluruh bangunan, ruang publik, fasilitas umum, dan transportasi ramah terhadap kaum disabilitas.

"Akan kita dorong, entah nanti dikaitkan dengan pajak, bisa juga dengan insentif yang lain," kata Presiden Jokowi seusai meninjau fasilitas umum di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, kemarin.

Presiden menyadari, meski sudah ada undang-undang yang mengatur hak-hak penyandang disabilitas, realisasi di lapangan belum sesuai dengan harapan. Pemerintah, kata dia, terus mencari cara agar di seluruh wilayah tersedia sarana umum yang ramah bagi kaum disabilitas.

Presiden berjanji akan mengundang penyandang disabilitas ke Istana Kepresidenan untuk bertukar pikiran tentang penyediaan sarana dan prasarana yang ramah bagi mereka di seluruh wilayah di Indonesia.

Menurut Kepala Negara, upaya mendorong daerah menyediakan fasilitas umum ramah disabilitas bisa juga dikaitkan dengan izin layak fungsi. "Saya kira Pemprov DKI dan beberapa lainnya sudah mulai menerapkan itu, yang layak fungsi dikaitkan dengan izin-izin itu."

Presiden dalam peninjauan fasilitas umun di Kompleks GBK Senayan sempat melihat dan mengecek fasilitas umum untuk penyandang disabilitas. "Kita ingin melihat fasilitas untuk kaum disabilitas yang ada di Senayan, baik untuk toiletnya, musalanya, trotoarnya, fasilitas untuk menuju ke tempat penonton, saya kira 80% sudah baik."

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan itu ialah Mensesneg Pratikno, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kepala Negara menyebutkan Menteri PU-Pera dan Gubernur DKI banyak memberi masukan mengenai penyediaan fasilitas umum yang ramah untuk masyarakat berkebutuhan khusus. "Saya kira ke depan seluruh bangun-an publik, fasilitas umum, transportasi, akan kita dorong penuh untuk ramah terhadap masyarakat penyandang di-sabilitas."

Perhatian lebih Presiden Jokowi terhadap masyarakat berkebutuhan khusus langsung disambut warganet melalui tagar #DukungFasilitasDisabilitas sehingga menjadi trending topic.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More