Pengusaha Alumni Pemagangan Jepang Diminta Lebih Banyak Cetak Wirausahawan

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Minggu, 14 Okt 2018, 12:45 WIB Ekonomi
Pengusaha Alumni Pemagangan Jepang Diminta Lebih Banyak Cetak Wirausahawan

DOK Kemnaker

KEMENTERIAN Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengajak para alumni pemagangan Jepang yang tergabung dalam Ikatan Pengusaha Kenshusei (Ikapeksi) Indonesia untuk turut membantu pemerintah mencari terobosan-terobosan baru dan memotivasi pekerja Indonesia menjadi wirausaha.

Keberadaan wirausaha baru dibutuhkan untuk mewujudkan cita-cita Indonesia yang diprediksi menjadi negara maju dan menduduki peringkat ketujuh dunia dalam hal perekonomian terbaik pada 2030 mendatang.

Direktur Bina Pemagangan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemenaker Asep Gunawan mengungkapkan, untuk meraih target tersebut, ada syarat yang harus dilakukan.

"Untuk menjadi rangking ketujuh dan negara maju, pelaku usaha atau wirausahawan minimal harus ada 3% dari jumlah penduduk," ujar Agus melalui keterangan resmi, Minggu (14/10).

Hingga saat ini, ucapnya, Indonesia baru memiliki pelaku wirausaha sebanyak 1,8% dari total jumlah penduduk sekitar 265 juta jiwa. Jadi, masih terdapat 1,2% yang harus diperjuangkan agar angkatan kerja Indonesia lebih banyak menjadi enterpreneur daripada pekerja.

"Inilah yang kami butuh dari Ikapeksi. Kami harap, ke depan, Ikapeksi dapat lebih massif dalam rangka membina dan mencetak wirausaha," kata Asep.

Asep berharap nantinya Ketua Ikapeksi terpilih bisa melakukan pemetaan dalam rangka pembinaan kewirausahaan dalam rangka meningkatkan produktivitas dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

"Harap Ketua baru dapat mempertahan apa yang sudah dikerjakan dengan baik ketua lama dan dapat menciptakan terobosan dalam rangka percepatan kompetensi baik dari sisi enterpreneurship maupun peningkatan kompetensi," ujar Asep Gunawan.

Ketua Ikapeksi Indonesia Heri Mulyono berkomitmen membentuk kepengurusan yang solid dan produktif sehingga dapat berkontribusi semakin besar dalam membangun negeri.

"Para pengusaha yang tergabung dalam Ikapeksi juga diharapkan berperan dalam membimbing adik-adik alumni magang Jepang lainnya bisa menjadi mitra kemenaker dalam rangka percepatan peningkatan kompetensi melalui enterpreneurship," tutur Heri. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More