Menlu Palestina Berterima Kasih untuk Acara Solidaritas

Penulis: Denny Parsaulian Pada: Minggu, 14 Okt 2018, 10:02 WIB Internasional
Menlu Palestina Berterima Kasih untuk Acara Solidaritas

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

MENTERI Luar Negeri Palestina Riyadh Almaliki berterima kasih atas acara solidaritas yang digelar pemerintah Indonesia. Almaliki mengatakan apa yang terjadi di sini pasti dilihat rakyat Palestina.

"Terima kasih mengundang saya, minggu ini, untuk acara solidaritas untuk Palestina. Kami telah menyaksikan cinta dan solidaritas untuk Palestina," ujar Almaliki pada acara 'Walk for Peace and Humanity: Solidaritas untuk Palestina' di Bundaran HI, Minggu (14/10).

"Saya menikmati jalan 20 menit ini. Saya ucapkan terima kasih untuk kalian karena ikut acara ini." imbuhnya.

Acara tersebut merupakan bagian dari pekan solidaritas untuk Palestina yang sudah dimulai di Bandung pada Jumat (12/10).

Pada Minggu (14/10), sebanyak 1.000 peserta mengikuti acara jalan bersama ini. Selain diikuti Menlu Retno Marsudi dan Menlu Almaliki, juga hadir perwakilan Komisi 1 DPR RI, perwakilan Gubernur DKI Jakarta, siswa-siswi SMA dan SMK.

Acara 'Walk for Peace and Humanity: Solidaritas untuk Palestina' dimulai dari Wisma Mandiri 2 di Jalan Kebon Sirih dan finis di Bundaran HI. Perjalanan menempuh jarak 2 km dengan waktu tempuh sekitar 25 menit.

Almaliki melihat acara dukungan dan solidaritas ini, penting.

"Minggu ini adalah acara yang penting. Karena kami masih hidup dalam okupasi dalam 51 tahun trakhir. Saya berterima kasih karena telah memberi kami udara segar ini dari Jakarta ke Palestina." kata Almaliki

"Yang Anda lakukan di sini akan dilihat di Palestina. Setiap rumah akan menyaksikannya betapa Indonesia peduli," tutupnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More