Gunung Sinabung Berada pada Level Awas

Penulis: Indriyani Astuti Pada: Minggu, 14 Okt 2018, 09:59 WIB Nusantara
Gunung Sinabung Berada pada Level Awas

ANTARA FOTO/Maz Yons

GUNUNG Sinabung di Provinsi Sumatra Utara berada pada aktivitas Level IV (Awas) pada Minggu (14/10).

Berdasarkan hasil analisis dari Badan Vulkanologi, Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, sejak Sabtu (13/10) hingga Minggu (14/10) pagi, visual gunung jelas tertutup kabut.

"Asap pada kawah teramati 100 m dari puncak," ujar Kepala BVMG Kasbani melalui siaran pers, Minggu (14/10).

Masyarakat diminta agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km untuk sektor Utara-Barat, 4 km untuk sektor Selatan-Barat, dan dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan-Tenggara, dalam jarak 6 km untuk sektor Tenggara-Timur serta dalam jarak 4 km untuk sektor Utara-Timur

Ia mengatakan, mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus, di sekitar.Gunung Sinabung, penduduk yang bermukim di hilir di sekitar daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan itu sewaktu-waktu dapat jebol tidak kuat menahan volume air dan mengakibatkan banjir lahar bandang ke hilir.

Sementara itu, ia menambahkan tingkat aktivitas Gunung Agung di Bali berada pada level III (siaga).

Rekaman seismograf, Sabtu (13/10), tercatat telah terjadi 4 kali gempa hembusan, satu kali gempa Vulkanik dalam, dan 11 kali gempa Tektonik Jauh

"Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, serta wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung," ujarnya.

Zona Perkiraan Bahaya, imbuhnya, bersifat dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual/terbaru.

Masyarakat, imbuhnya, yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung, agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan.

Menurut BVMG, Status Level III (Siaga) hanya berlaku di dalam radius 4 km seperti tersebut di atas, di luar area tersebut aktivitas dapat berjalan normal dan masih tetap aman, namun harus tetap menjaga kewaspadaan. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More