Kenaikan Harga Premium Batal karena Memberatkan Rakyat Kecil

Penulis: Fetry Wuryasti Pada: Minggu, 14 Okt 2018, 11:15 WIB Ekonomi
Kenaikan Harga Premium Batal karena Memberatkan Rakyat Kecil

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

BATALNYA kenaikan harga BBM jenis Premium, beberapa hari lalu, dijelaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Dia mengatakan, berdasarkan perhitungan, kenaikannya akan memberatkan masyarakat kecil.

"Hitung-hitungan waktu itu bahwa akan memberatkan masyarakat kecil, jadi Presiden bilang tunda dulu, dihitung lagi. Premium penggunaannya tidak banyak, tapi Presiden itu pro kepada rakyat kecil," ujar Luhut di Nusa Dua Bali, Sabtu (13/10).

Tidak ada kekhawatiran terjadi peralihan bila premium tidak naik harga sedangkan BBM nonsubsidi telah naik.

"Jadi yang sudah dilakukan itu (kenaikan Pertamax cs) dibiarkan. tidak akan diganggu. Sedangkan yang sekarang ini masih dihitung ulang, dilihat mengenai pergerakan harga minyak," katanya.

Rencana kenaikan BBM Premium diakui luhut sebenarnya memang telah ada. Namun setelah dikaji ternyata memberatkan rakyat kecil.

"Ya memang ada, tapi itu tadi ada hitungan yang dilihat ternyata memberatkan rakyat kecil. Fokus Presiden itu rakyat kecil, kalau yang lain-lain itu tidak ada urusan," tukas Luhut. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More