Kiai Ma'ruf Amin Bersilaturahmi dengan Sejumlah Tokoh di Yogyakarta

Penulis: Micom Pada: Minggu, 14 Okt 2018, 09:22 WIB Politik dan Hukum
Kiai Ma

MI/PIUS ERLANGGA

CALON wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin dijadwalkan bersilaturahmi dengan sejumlah elemen serta masyarakat Yogyakarta, sejak Minggu (14/10) hingga Senin (15/10).

Di antara mereka adalah Sri Sultan Hamengkubuwono X, sejumlah tokoh Nahdatul Ulama (NU), warga pesantren, hingga relawan pendukungnya di Yogyakarta.

"Insya Allah, saya hendak bersilaturahmi sekaligus memenuhi undangan masyarakat di Yogyakarta," kata Kiai Ma'ruf, Minggu (14/10).

Tempat pertama yang akan dituju adalah Pondok Pesantren Krapyak. Di Pondok yang pernah dipimpin ulama kharismatik KH Ali Maksum itu, Kiai Ma'ruf dijadwalkan bersilaturahmi dengan KH Atabik Ali Maksum, Ibu Nyai Ida Zainal Abidin, dan selanjutnya KH Najib Abdul Qodir.

Kiai Ma'ruf juga akan bersilaturahmi dengan para pengurus NU se-provinsi DI Yogyakarta. Setelahnya, silaturahmi bersama sejumlah Youtuber.

Jadwal di hari pertama ini diakhiri dengan Kiai Ma'ruf menghadiri penutupan Jogja Halal Festival. Untuk diketahui, Kiai Ma'ruf merupakan Ketua Pengarah Masyarakat Ekonomi Syariah. Sehingga diundang untuk menutup festival itu.

Di hari kedua, Kiai Ma'ruf Amin akan bersilaturahmi ke kediaman Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono X. Dijadwalkan pertemuan kedua tokoh bangsa itu berlangsung hingga siang hari.

Selanjutnya, Kiai Ma'ruf akan bersilaturahmi dengan para kelompok relawan pendukung dan tim pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Yogyakarta. Di dalamnya termasuk para calon anggota legislatif dari sembilan partai politik pendukung pasangan itu. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More