Api Ability Membakar Semangat

Penulis: Micom Pada: Minggu, 14 Okt 2018, 09:19 WIB Politik dan Hukum
Api Ability Membakar Semangat

MI/Susanto

PDIP menyebut menyuarakan semangat nasionalisme telah menyatukan perbedaan. Hal itu terbukti dari keberhasilan pemerintah Indonesia menggelar Asian Games, Asian Para Games, dan Annual Meeting IMF-World Bank.

“Ketika semua pihak menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya, maka disability pun berubah menjadi ability. Api ability untuk Tanah Air inilah yang membakar semangat dan menorehkan prestasi. Selamat atas perolehan Medali Emas sebanyak 37 dan menempatkan Indonesia pada peringkat kelima, di atas target,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Minggu (14/10).

PDIP, imbuh Hasto. kemudian mengatakan pujian layak diberikan kepada seluruh atlet, relawan, dan supporters yang tergerak mata dan hatinya untuk mengatakan, “Kami mampu dan kami tidak pernah menyerah. Kami berprestasi untuk bangsa dan negara Indonesia tercinta.”

“Saya sungguh bergetar dan terharu melihat semangat yang ditunjukkan para atlet kita. Itulah yang saya rasakan ketika melihat bagaimana para atlet Indonesia di cabang olahraga voli duduk bertanding. Ini tidak sekedar perjuangan memperoleh medali tapi pertunjukkan semangat para atlet difabel yang memiliki ability. Sungguh sebuah atmosfer yang menggetarkan dengan menonton langsung. Itulah sebabnya, saya waktu itu mengajak semua pihak untuk menonton Asian Para Games. Para atlet Indonesia mempertontonkan nasionalismenya yang jelas-jelas butuh dukungan tapi di sisi lain ada pihak yang justru mengarahkan massanya ke kepolisian hanya karena tidak mau bertanggung jawab sendirian atas kebohongan terencana yang dijalankannya,” papar Hasto

Hasto kemudian mengatakan keberhasilan menggelar dua ajang olahraga bersifat multinasional akan menjadi pengalaman berharga bagi Indonesia.

“Kini kita menatap dengan lebih percaya diri, bahwa sejatinya kita adalah bangsa pelopor, bangsa pejuang dan bangsa yang bisa berprestasi," pungkasnya. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More