Asian Para Games, Moment Mendobrak Batas

Penulis: Dero Iqbal Mahendra Pada: Sabtu, 13 Okt 2018, 22:07 WIB Olahraga
Asian Para Games, Moment Mendobrak Batas

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

WAKIL Presiden Jusuf Kalla menegaskan bahwa malam minggu kali ini adalah malam yang bersejarah untuk selalu dikenang dalam hati seluruh masyarakat Indonesia. Pelaksanaan Para Games kali ini telah memberikan inspirasi dan semangat dari para atlet dalam upaya mereka mendobrak batas diri dan keluar sebagai pemenang.

"Indonesia 2018 Asian Para Games lebih dari ajang olah raga. Lebih dari kompetisi. Lebih dari memenangkan medali untuk negara. Tapi ajang untuk memenangkan semangat kesetaraan dalam kemanusiaan yang merangkul keberagaman, menghancurkan stigma dan prasangka. Inilah momen penting dalam sejarah bangsa-bangsa Asia," tugas Jusuf Kalla dalam pidatonya saat penutupan kegiatan Asan Para Games 2018 di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (13/10).

Dalam kesempatan tersebut Jusuf Kalla memohon maaf kepada Presiden Jokowi karena melesetnya target capaian 16 medali yang diraih para atlet Indonesia.

"Kepada Bapak Presiden, kami ucapkan terima kasih dan permohonan maaf. Kami mohon maaf karena target yang Bapak Presiden berikan kepada kontingen Indonesia yaitu 16 Emas, ternyata meleset. Tetapi meleset keatas!," tutur Jusuf Kalla sambil tersenyum.

Hingga saat ini atlet Indonesia sudah berhasil meraih 135 medali dengan terdiri dari 37 emas, 47 perak, dan 51 perunggu. Jumlah tersebut jauh melebihi ekspektasi Presiden Jokowi yang menargetkan 16 emas.

Dengan jumlah tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat ke lima klasmen dengan peringkat pertama di duduki oleh China, disusul oleh Korea, Iran dan Jepang.

"Terima kasih bagi para Atlet yang berpartisipasi. Sepanjang minggu ini anda semua telah menunjukkan bahwa anda jauh lebih kuat, lebih baik dan lebih mampu daripada yang dipikirkan dunia. Kerja keras serta pencapaian luar biasa ini meruntuhkan halangan dan mengubah persepsi terhadap penyandang disabilitas," ujar Jusuf Kalla.

Wapres juga mengungkapkan selamat kepada semua atlet yang berpartisipasi, baik yang memenangkan medali ataupun tidak. Bagi Jusuf Kalla para atlet telah memberikan kami sebuah kompetisi yang menyenangkan. Jusuf kalla menyebut semua atlet yang berpartisipasi sebagaipemenang, bukan saja di arena kompetisi, tetapi pemenang bagi kemanusiaan.

Pada kesempatan tersebut Wapres juga memuji lebih dari 8.000 relawan, yang bekerja dengan segenap hati. Bagi Wapres tanpa partisipasi relawan, Asian Para Games tidak mungkin terlaksana dengan baik.

Jusuf Kalla juga mengucapkan selamat dan sukses kepada China yang akan menjadi tuan rumah pada Asian Para Games berikutnya dan menjadi juara umum pada penyelenggaraan kali ini. Ia mengucapkan terimakasih atas dukungan dan partisipasi seluruh kontingen dari 41 Negara Peserta, kepada 2.888 Atlet, dan kepada 1.826 official yang memberikan semangat, menunjukkan determinasi kerja keras dan persaudraan.

"Saya ucapkan selamat jalan kepada saudara-saudara Asia kita yang akan kembali ke negara masing-masing. Semoga tiba kembali dengan selamat di rumah anda masing-masing sambil membawa kenangan tentang Indonesia sebagai saudara kalian. Sampaikan salam kami kepada seluruh keluarga anda, dan ingatlah bahwa Indonesia akan merindukan kalian.

Dalam akhir pidatonya Jusuf Kalla mengajak semua negara untuk menjadikan Asian Para Games saat ini dan yang akan datang sebagai sarana pemersatu bangsa-bangsa Asia untuk menuju pada kemajuan, kesejahteraan dan perdamaian bersama dalam perbedaan. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More