Tokoh NU: Masuk Surga Itu Urusan Allah, Gak ada Kaitan Politik

Penulis: Abdillah Muhammad Marzuqi Pada: Sabtu, 13 Okt 2018, 21:46 WIB Politik dan Hukum
Tokoh NU: Masuk Surga Itu Urusan Allah, Gak ada Kaitan Politik

FOTO ANTARA/Jafkhairi

TERKAIT dengan pernyataan Novel Bamukmin tentang surga yang dikaitkan dengan memilih salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, tokoh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masdar Farid Mas’udi memberikan pandangan. Menurutnya surga adalah milik Allah, bukan milik siapapun.

"Surga itu milik Allah," terang Rais Syuriah PBNU KH Masdar Farid saat dihubungi Media Indonesia (13/10).

Dikarenakan surga adalah milik Allah, maka hanya Allah yang berhak memberikan akses masuk surga. Sedangkan orang yang bisa masuk masuk surga telah ditentukan dalam Quran yakni kategori orang beriman dan beramal saleh.

"Yang masuk surga itu orang beriman dan beramal saleh, di Quran begitu," tegas KH Masdar F Mas'udi.

"Pokoknya kalau dia beriman dan beramal saleh ya Insya Allah (masuk surga), ya gitu aja," pungkas Masdar.

Novel Bakukmin mengaitkan kecintaan terhadap pasangan Prabowo-Sandi Uno saat mengawali pembacaan doa dalam deklarasi dukungan 'Perempuan Prabowo' untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Acara itu digelar di Kantor Sekretariat Nasional Posko Kemenangan Prabowo-Sandi, Jalan Hos Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Jumat, (12/10).

"Bu, mau masuk surga? Cinta sama Allah? Cinta sama Rasulullah? Cinta sama Prabowo? Cinta sama Sandiaga Uno? Betul? Takbir!" kata Novel Bakukmin. "Insya Allah masuk surga," imbuhnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More