Presiden APC: Asian Para Games 2018 Terbaik

Penulis: Budi Ernanto Pada: Sabtu, 13 Okt 2018, 21:15 WIB Olahraga
Presiden APC: Asian Para Games 2018 Terbaik

ROMMY PUJIANTO/MI

PERHELATAN Asian Para Games 2018 resmi ditutup oleh Presiden APC Majid Rashed, Sabtu (13/10). Dalam upacara penutupan yang digelar di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rashed mengatakan bahwa Indonesia telah menggelar Asian Para Games terbaik sepanjang sejarah penyelenggaraannya.

Menurut Rashed, ada banyak faktor mengapa dirinya menyebut Asian Para Games tahun ini sebagai yang terbaik. “Ada banyak catatan baru di Asian Para Games kali ini. "Bhutan, untuk pertama kalinya ikut serta. Laos dan Timur Leste mendapatkan medali pertama. Filipina dan Kuwait meraih medali emas pertama,” tutur Rashed.

Korea Utara dan Korea Selatan, sambung Rashed, juga kembali bergabung menjadi Korea Bersatu seperti yang mereka sudah lakukan di Asian Games 2018 pada Agustus dan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Korea Selatan pada Februari kemarin. “Untuk pertama kalinya ada kepala negara yang aktif di acara pembukaan. Terima kasih Presiden Jokowi,” kata Rashed lagi.

Pada saat yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc) Raja sapta Oktohari menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Ucapan itu juga dia sampaikan untuk para atlet yang sudah menjadi inspirasi, penyemangat, dan energi Asia.

“Pada Minggu (14/10), ada sekitar seribu atlet yang pulang ke negaranya masing-masing dalam waktu bersamaan. Kami akan sangat merindukan kalian. Salam hangat dari kami untuk para keluarga di rumah. Harap simpan kenangan yang indah dan tinggalkan yang tidak menyenangkan. Kami mencintai kalian,” kata Oktohari. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More