Wapres: Atlet APG Pemenang Kemanusiaan

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 13 Okt 2018, 20:05 WIB Olahraga
Wapres: Atlet APG Pemenang Kemanusiaan

MI/ADAM DWI

WAKIL Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi para atlet Asian Para Games 2018 (APG) sebagai pemenang kemanusiaan karena berhasil mengikuti ajang kompetisi olahraga internasional dengan keterbatasan fisik.

"Anda semua adalah pemenang, bukan saja di arena kompetisi tetapi pemenang bagi kemanusiaan. Terima kasih karena telah memberikan kami sebuah kompetisi yang menyenangkan," kata Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya di acara Penutupan Asian Para Games di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu malam.

Kerja keras dan pencapaian prestasi yang telah dilakukan atlet difabel telah menunjukkan kepada dunia bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk berprestasi.

Keberhasilan para atlet meraih medali di Asian Para Games 2018 menjadi momen kejayaan terbaik sehingga dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap para penyandang disabilitas, kata Wapres.

"Sepanjang minggu ini anda semua telah menunjukkan bahwa anda jauh lebih kuat, lebih baik dan lebih mampu daripada yang dipikirkan semula. Memang anda berkebutuhan khusus, memang anda ada kekurangan tapi tidak kekurangan semangat, tidak kekurangan prestasi dan tidak kekurangan kejayaan," katanya.

Asian Para Games 2018 diikuti sebanyak 2.762 atlet dari 43 negara peserta yang mengikuti 512 nomor pertandingan dari 18 cabang olahraga, selain 16 nomor pertandingan non-medali pada cabang para-atletik dan para-renang.

Indonesia berada di peringkat kelima dengan total perolehan 135 medali, yakni 37 emas, 47 perak da 51 perunggu. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More