Halloween dengan Monster RL Stine

Penulis: AT/M-2 Pada: Sabtu, 13 Okt 2018, 22:15 WIB Hiburan
Halloween dengan Monster RL Stine

DOK. COLUMBIA PICTURES

APA yang terjadi jika makhluk-makhluk seram di perayaan halloween muncul dari dalam manuskrip? Suasana kota yang tadinya penuh kemeriahan mendadak kacau dan menyeramkan.

Dua bocah, Sonny Quinn (Jeremy Ray Taylor) dan Sam Carter (Caleel Harris), tinggal di kota kecil, Wardenclyffe. Saat sedang mengumpulkan barang bekas di sebuah rumah tua, mereka menemukan kotak misterius berisi manuskrip lawas milik RL Stine dan boneka kayu yang mereka namai Slappy.

Tidak berbeda dari film pendahulunya, Goosebumps (2015), Slappy pun kali ini 'bertugas' sebagai antagonis. Misinya ialah menciptakan halloween terkacau yang pernah ada, termasuk dengan mendatangkan makhluk-makhluk seram dari dunia imajinasi RL Stine. "Waktunya membuat hallowen abadi," kata Slappy.

Mereka pun berpacu dengan waktu untuk membereskan kekacauan itu. Mampukah mereka menghentikan Slappy?

Film tentang boneka jahat memang sudah banyak tayang, seperti Chucky, Annabelle, maupun The Doll. Berbeda dengan film boneka jahat pada umumnya, cerita film Goosebumps II tetap setiap dengan versi buku karya RL Stine, yang kabarnya telah terjual hingga 400 juta eksemplar.

Selain itu, bukan sisi horor yang ditonjolkan dalam film ini, tetapi sisi petualangannya. Tidak ada darah ataupun kematian dalam film ini sehingga Goosebumbs II: Haunted Halloween dimasukkan dalam genre petualangan, komedi, dan keluarga. Di Tanah Air, film berdurasi 90 menit ini masuk kategori R13+

Di film sekuel ini, tokoh RL Stine kembali muncul dengan Jack Black dipercaya lagi sebagai pemerannya. Ada adegan menarik saat ia mendatangi lokasi kekacauan yang dibuat Slappy dan melihat satu balon berwarna merah melayang.

Buat penikmat film horor, adegan balon merah melayang bisa jadi mengingatkan pada film IT atau The Red Balloon. Akan tetapi, RL Stine rupanya punya klaim untuk adegan tersebut. Apa klaimnya? Saksikan dulu film ini di bioskop kesayangan Anda.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More