Pengamat: Pernyataan Novel Bentuk Arogansi Berlebihan Kubu Prabowo-Sandi

Penulis: Thomas Harming Suwarta Pada: Sabtu, 13 Okt 2018, 18:53 WIB Politik dan Hukum
Pengamat: Pernyataan Novel Bentuk Arogansi Berlebihan Kubu Prabowo-Sandi

mi/ROMMY PUJIANTO

PENGAMAT politik Boni Hargens menilai pernyataan Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bakukmin yang mengaitkan kecintaan kepada pasangan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan jaminan masuk surga merupakan suatu arogansi yang berlebihan. Menurut Boni, kubu Prabowo kekurangan ide untuk melawan pasangan cawapres Jokowi-Maaruf Amin.

"Iya kan memang untuk melawan Jokowi itu tak bisa dengan cara rasional. Mereka mencoba mengkapitalisasi hal-hal yang sentimentil, isu-isu tradisioanl, politik klasik yang penuh dengan dikotomi identitas, membawa agama dan sebagainya. Di situ saja mereka bermain, menakuti orang kalau pilih Jokowi mayat gak disalat. Saya pikir itu arogansi yang berlebihan," kata Boni usai diskusi di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10).

Boni mengatakan, momen Pilpres 2019 seharusnya membagun kemanusiaan dan peradaban yang lebih baik. Namun, melihat isu yang dikembangkan kubu Prabowo, kata dia malah meluluhlantakan peradaban.

"Kemanusian tidak bisa dibangun dengan arogan. Peradaban tidak bisa dibangun dengan cara seperti itu. Nah, sekarang elu mau ambil kekuasaan dengan cara seperti itu, buat saya, yang akan terjadi bukan membangun peradaban tapi yang ada meluluhlantakkan peradaban," ujar dia.

Boni pun mengimbau masyarakat agar tidak tertipu dengan oknum yang membawa agama untuk kepentingan politik. Dia khwatir, jika isu-isu sentimentil bernada SARA terus dimainkan maka kehidupan sosial masyarakat Indonesia akan terancam lebih parah.

"Makanya saya bilang, masyarakat jangan tertipu, harus clear mana ulama yang benar dan mana yang bermain poltiik. Ulama yang benar pasti dia bicara yang adem , damai, karena Islam mengajarkan kedamaian," pungkasnya.

Novel Bakukmin mengaitkan kecintaan terhadap pasangan Prabowo-Sandi Uno saat mengawali pembacaan doa dalam deklarasi dukungan 'Perempuan Prabowo' untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Acara itu digelar di Kantor Sekretariat Nasional Posko Kemenangan Prabowo-Sandi, Jalan Hos Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Jumat, (12/10/2018).

"Bu, mau masuk surga? Cinta sama Allah? Cinta sama Rasulullah? Cinta sama Prabowo? Cinta sama Sandiaga Uno? Betul? Takbir!" kata Novel Bakukmin. "Insya Allah masuk surga," imbuhnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More