Pidato Jokowi Jadi Sorotan Media Asing

Penulis: Ade Hapsari Lestarini Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 23:50 WIB Internasional
Pidato Jokowi Jadi Sorotan Media Asing

ANTARA

PIDATO Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat seluruh peserta pertemuan tahunan IMF-WB 2018 di Nusa Dua, Bali, terkesan.

Jokowi kembali membuat 'geger' dalam sambutannya di Annual Meeting Plenary IMF-WB 2018 dengan menganalogikan kondisi dunia ibarat film seri Game of Thrones, penuh peperangan dan terus memanas.

Tak ayal, pidato Jokowi ini menjadi pemberitaan di seluruh media Indonesia. Tak luput, media-media asing juga banyak memberitakannya.

Pantauan Medcom.id, Jumat (12/10), beberapa media seperti South China Morning Post, Annual Meetings Daily Nigeria, The West Australian, The Straits Times, dan masih banyak lagi, membahas pidato ini.

Executive Editor Annual Meetings Daily Nigeria, Joni Akpederi, mengatakan, Presiden Jokowi merupakan orang yang menakjubkan. Bahkan, dia ingin membuat berita utama atau headline mengenai Jokowi.

"Apa yang dia (Jokowi) katakan ada benarnya. Saya suka apa yang Jokowi katakan. Great," tutur Joni kepada Medcom.id, di Bali International Convention Center, Jumat, 12 Oktober 2018.

Di sisi lain, dia memandang Indonesia merupakan negara hebat. Joni pun menyoroti event-event yang digelar Indonesia dalam kurun waktu yang berdekatan seperti perhelatan pertemuan tahunan IMF-WB 2018, Asian Games, dan Asian Para Games.

"Indonesia hebat. Bisa menyelenggarakan banyak agenda besar dalam waktu yang bersamaan. Hebat," kata dia. (Medcom/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More