Istana Sebut 'Game of Throne' Murni Ide Kreatif Presiden

Penulis: Antara Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 22:30 WIB Internasional
Istana Sebut

ANTARA

ISTANA melalui Staf Khusus Presiden Johan Budi menyebut pidato Presiden Joko Widodo yang mengambil perumpanaan dari serial 'Game of Thrones' merupakan ide kreatif Presiden sendiri.

"Dari Pak Presiden sendiri yang punya ide kreatif lalu diterjemahkan oleh pembuat pidatonya. Siapa? Saya kira di antaranya para pembantunya," kata Johan Budi saat ditemui wartawan di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (12/10).

Ia mengatakan, Presiden Jokowi harus diakui merupakan sosok yang sangat inovatif dalam kaitannya dengan berbagai hal termasuk pidato. Pidato saat 'Plenary Session Annual Meeting IMF-WB 2018' bahkan mendapatkan dua kali 'standing ovation' dari hadirin.

Managing Director IMF Christine Lagarde, kata Johan, pun memuji bahwa apa yang disampaikan Presiden Jokowi menjadi standar baru dalam berpidato dalam ajang-ajang resmi.

"Saya kira ini 'quote an quote' bukan kali pertama Pak Jokowi bergaya milenial," ujarnya.

Sebagai salah satu orang yang berada di lingkungan Presiden Jokowi, Johan Budi mengaku kerap mendapati ide-ide kreatif khas dari Mantan Gubernur DKI itu yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh orang lain.

"Sering muncul ide 'genuine' dari Pak Jokowi. Anda bisa bandingkan beberapa waktu lalu ada Thanos dalam pidatonya," tutur Johan.
Bahkan sempat pula kata Johan, Presiden Jokowi nge-"vlog" bersama Raja Salman.

Ide-ide kreatif yang disampaikan Presiden itu lah yang kemudian dikonkretkan oleh para pembantunya sehingga melahirkan manuver-manuver yang kerap kali mengundang perhatian. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More