William Wongso Bakal Digandeng Bumi Sampireun

Penulis: Retno Hemawati Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 22:09 WIB Weekend
William Wongso Bakal Digandeng Bumi Sampireun

Dok. MI

UNTUK memenuhi kebutuhan penduduk yang berada di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Bumi Sampireun membuka cabang yang ke-2, sejak 25 April 2018. Dengan lokasi di Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Bumi Sampireun mudah diakses oleh penduduk di kawasan pengga Ibu Kota Jakarta itu. 

Selain itu, dalam waktu dekat Bumi Sampireun juga akan berkolaborasi dengan Willam Wongso. "Menu-menu kreasi William Wongso dapat dinikmati di Bumi Sampireun, sebentar lagi," kata Carnelisia Valia, General Manager Bumi Sampireun, di BSD, beberapa saat lalu. 

BSD rupanya menjadi favorit sebagai kawasan tinggal pagi para urban. Selain itu, ada hal lain yang membuat Bumi Sampireun optimistis membuka restoran di kawasan ini.

"Karena banyaknya penduduk yang bekerja sehingga tidak sempat masak makanan sendiri dan banyaknya kebutuhan akan menu Kuliner Nusantara yang berkualitas dan dengan harga dan lokasi yang terjangkau, itulah yang menjadi alasan kami. Kami sadar betul penduduk perkotaan semakin sibuk," kata Valia.

Dia merinci, umumnya warga BSD akan memenuhi restoran pada pukul 11.30 – 14.00 dan pukul 18.30 – 20.30 dengan pengeluaran sekitar Rp110 ribu hingga Rp125 ribu per orang. Mereka pun menghabiskan waktu rata-rata 90 hingga 150 menit setiap kunjungan. 

Rencana ke depan, pada awal Desember 2018 akan dibuka outlet Bumi Sampireun di Cikarang, tahun 2019 akan dibuka di daerah Depok dan di tahun-tahun selanjutnya juga sudah memiliki rencana penambahan outlet di daerah-daerah strategis lain. "Kami memang memiliki komitmen dan konsisten dalam mewujudkan komitmen kami untuk melestarikan dan menyajikan Kuliner Nusantara bagi banyak orang dan selalu dekat dengan pecinta kuliner khususnya pecinta kuliner Nusantara," kata Valia. (RO/M-4)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More