Penonton di SUGBK Semangati Rasyidi Raih Perunggu Lompat Jauh

Penulis: Antara Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 21:40 WIB Olahraga
Penonton di SUGBK Semangati Rasyidi Raih Perunggu Lompat Jauh

ANTARA

ATLET cabang olahraga paraatletik Indonesia Rasyidi mendapat sambutan luar biasa meriah dari penonton yang hadir langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Jumat, setelah dirinya berhasil meraih medali perunggu pada nomor lompat jauh putra T64 Asian Para Games 2018.

Atlet asal Aceh itu langsung berlari ke arah tribune penonton, sesaat setelah dirinya dipastikan meraih medali. Teriakan menggema dari ribuan penonton yang hadir mengiringi suasana sukacita tersebut. Sorak sorai penonton semakin bergemuruh saat Rasyidi menyelimutkan bendera merah putih di tubuhnya sambil sesekali membentangkan ke hadapan para pendukung.

"Indonesia.. Indonesia," teriak penonton.

Rasyidi sangat senang dengan kehadiran ribuan penonton yang mendukung dirinya serta atlet Indonesia lainnya yang bertanding pada hari ketujuh penyelenggaraan Asian Para Games 2018.

"Alhamdulillah saya senang karena masyarakat mau mendukung. Itu menambah semangat saya," ujar Rasyidi saat ditemui usai pertandingan.

Jalannya pertandingan berlangsung cukup menarik. Dari enam kali percobaan, Rasyidi berhasil mencatatkan lompatan terbaik sejauh 6,05 meter. Lompatannya itu hanya kalah dari atlet Srilanka Maththaka Gamage Nuwan Indika yang mencatatkan lompatan terbaik 6,09 meter (medali perak), dan atlet Malaysia Eddy Bernard dengan lompatan terbaiknya sejauh 6,30 (medali emas).

Rasyidi mengatakan pada awalnya dia menargetkan untuk meraih medali emas. Atlet yang sudah menekuni cabang olahraga lompat jauh sejak 2005 itu sempat optimisyis setelah melihat catatan lompatan dari atlet-atlet lainnya yang diyakini dapat dia lampaui.

Namun kenyataannya pada saat pertandingan, atlet Srilanka dan Malaysia mampu mencatatkan lompatan yang lebih baik darinya. Rasyidi pun harus puas menempati posisi ketiga Meski gagal memenuhi target emas, Rasyidi mengaku tetap bersyukur karena telah berhasil menyumbangkan tambahan medali untuk Merah Putih.

"Alhamdulillah saya dapat medali, walaupun perunggu tapi saya tetap bersyukur," akunya.

Dengan hasil tersebut, untuk sementara cabang olahraga atletik telah mengumpulkan sebanyak 6 medali emas, 13 medali perak,  dan 8 medali perunggu. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More