KRI Teluk Sabang-544 Berlayar untuk Peduli Gempa Palu-Donggala

Penulis: Golda Eksa Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 21:25 WIB Nusantara
KRI Teluk Sabang-544 Berlayar untuk Peduli Gempa Palu-Donggala

Ist

DALAM rangka membantu dan meringankan beban para korban terdampak gempa dan tsunami di Palu-Sigi-Donggala, Sulawesi Tengah, TNI AL melalui Koarmada I kembali mengirimkan berbagai jenis bantuan melalui KRI Teluk Sabang-544.

KRI tersebut dilepas oleh Panglima Koarmada I Laksamana Muda Yudo Margono di Dermaga 300 Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/10).

Sebelumnya, KRI Teluk Cirebon-543 Satfib Koarmada I juga bertolak dari Jakarta dengan mengangkut bantuan berupa bahan makanan pokok, seperti beras, minyak goreng, kopi, gula, teh, mi instan, air mineral, termasuk peralatan lain berupa tenda lapangan, mesin genset dan terpal, serta pakaian layak pakai, selimut, masker, dan obat-obatan.

Bantuan tersebut merupakan hasil pengumpulan bantuan dari instansi pemerintah maupun swasta seperti Ikatan Alumni Lemhannas Angkatan LV, lembaga sosial, organisasi masyarakat, serta masyarakat umum yang dikumpulkan di Posko Peduli Gempa dan Tsunami Palu-Donggala Koarmada I, Jakarta Pusat.

Pengiriman bantuan ini merupakan yang kedua kalinya, di mana sebelumnya KRI Teluk Cirebon-543 pada Minggu lalu telah diberangkatkan dari Jakarta dan saat ini kapal perang tersebut sudah bersandar di Pelabuhan Makassar.

"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dan wujud kepedulian TNI Angkatan Laut dalam hal ini Koarmada I dalam rangka untuk membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sulawesi Tengah," ujar Yudo. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More