Samawa, Nama yang Dipilih Anies untuk Rumah DP Nol

Penulis: Nicky Aulia Widadio Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 21:15 WIB Megapolitan
Samawa, Nama yang Dipilih Anies untuk Rumah DP Nol

ANTARA

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan memberi nama program rumah susun sederhana milik (rusunami) DP nol rupiah sebagai 'Samawa'. Samawa merupakan singkatan dari solusi rumah warga.

Skema pembiayaan dari program ini diluncurkan di Klapa Village, Jakarta Timur pada Jumat (12/10). Anies menginginkan nama yang mengandung makna dari program ini, hingga akhirnya dipilih Samawa.

"Samawa ini terminologi yang insya Allah kalau kita dengar langsung tahu maknanya. Maknanya adalah sebuah tempat yang di sana ada kedamaian, ada cinta kasih, ada kebahagiaan, ada ketenangan. Ini bukan sekadar dalam artian house, ini adalah rumah dalam artian home. Ini yang ingin kita dorong sama-sama," jelas Anies.

Lebih lanjut, Anies menginginkan agar program DP nol rupiah bisa menjadi solusi bagi persoalan perumahan warga Jakarta. Menurut Anies, 51,7% penduduk DKI tidak memiliki rumah tinggal sendiri.

"Karena itu kita ingin agar kebutuhan dasar warga Jakarta bukan hanya dipikirkan tapi diberikan solusinya, dan salah satu hambatan terbesar adalah masalah biaya untuk uang muka atau DP," tuturnya.

Unit rumah DP nol rupiah bisa dipesan mulai 1 November mendatang. Melalui pemesanan itu, Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang mengurusi program rumah DP nol akan menyeleksi warga yang layak membeli rumah tersebut.

Ada dua tipe rumah yang disediakan, yakni tipe 21 dan tipe 36. Untuk tipe 21 harganya adalah Rp210 juta, sedangkan untuk tipe 36 harganya adalah Rp320 juta. Rumah ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan rentang penghasilan Rp4 juta hingga Rp7 juta per bulan. Besaran cicilan per bulan ialah Rp2,1 juta hingga Rp2,6 juta dengan jangka waktu 15 tahun hingga 20 tahun.

Pemprov DKI akan menalangi uang muka hingga 20% dari total harga rumah. Dana talangan berasal dari APBD DKI.

Saat ini progres pembangunan rusun DP nol baru mencapai lantai 4 dari total 21 lantai yang akan dibangun. Rencananya proyek ini rampung pada Juli 2019 mendatang. (X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More