Meski tidak Ditargetkan, Ana/Lola Mampu Raih Perak Tenis Meja

Penulis: Antara Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 21:00 WIB Olahraga
Meski tidak Ditargetkan, Ana/Lola Mampu Raih Perak Tenis Meja

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

PASANGAN beregu putri cabang olahraga tenis meja Ana Widyasari/Lola Amalia meraih medali perak pada Jumat (12/10) di Ecovention Ancol, Jakarta setelah melakukan serangkaian pertandingan pada babak kelasemen.

Setelah mendapatkan satu kali kemenangan dan satu kali kekalahan pada pertandingan sebelumnya, Kamis (11/10), kali ini Ana dan Lola meraih kemenangan 2-0 atas Makau.

Ana/Lola berhadapan dengan Choi Nok dan Mok Nui pada fase ganda, mereka menang dengan skor 11-1, 11-3, 11-4. Kemudian pada bagian tunggal Ana Widyasari berhadapan dengan Mok Nui, dia menang dengan skor 11-5, 11-3, 11-0.

Pelatih Bayu Widhie mengatakan memang nomor beregu tidak ditargetkan untuk mendapatkan medali. Hasil yang telah dicapai Ana dan Lola merupakan suatu yang luar biasa.

"Dari awal memang tidak ditargetkan, jadi kalau mereka menang kami bangga sekali," kata dia.

Sementara itu, Ana mengaku senang bisa mendapatkan medali perak kedua. Dia mengatakan medali itu dipersembahkan untuk seluruh tim Indonesia. Lola pun mengaku senang bisa mendapatkan perak yang menjadi medali pertamanya di ajang Asian Games 2018, dia mengatakan perak itu dipersembahkan untuk Indonesia dan keluarganya.

"Saya senang, pastinya medali ini untuk warga Indonesia dan keluarga," kata dia.

Bonus yang akan dia dapatkan nantinya akan ditabung sebagai bekal masa depan. Total tim tenis meja Indonesia telah meraih empat emas, empat perak, dan sembilan perunggu. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More