Dishub Buka Peluang Swasta Kelola Bus Trans-Patriot

Penulis: Gana Buana Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 17:55 WIB Megapolitan
Dishub Buka Peluang Swasta Kelola Bus Trans-Patriot

ANTARA FOTO/Risky Andrianto

KEPALA Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengaku pihaknya masih berupaya memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk segera mengoperasikan bus Trans-Patriot. Dengan begitu manfaat bus tersebut bisa segera dirasakan warga Kota Bekasi.

“Sabar, masih kita upayakan, banyak aspek yang harus dipenuhi,” ungkap Yayan saat dimintai keterangan, Jumat (12/10).

Menurut Yayan, pihaknya tidak hanya membuka kesempatan pada BUMD dalam pengalihan aset. Pihak swasta pun diperkenankan melalui mekanisme lelang.

Segala aspek yang tidak bisa dipenuhi oleh BUMD PD Patriot bisa dilakukan segera oleh pihak swasta. “Kalau mau menunggu PD Patriot layak kan lama, jadi rencananya kita lelang swasta pun boleh ikut, tapi itu belum tahu pasti kapan waktunya,” kata dia.

Pengoperasian bus Trans-Patriot terancam gagal lantaran terkendala pengalihan aset dan legalitas sembilan bus yang disediakan pemerintah. (A-2)

Berita terkait: Operasional Trans-Patriot Terancam Gagal

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More