Jakpro Dipercaya Bisa Kebut Pembangunan Stadion BMW

Penulis: Selamat Saragih Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 17:15 WIB Megapolitan
Jakpro Dipercaya Bisa Kebut Pembangunan Stadion BMW

MI/Pius Erlangga

PELAKSANA Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta, Sri Haryati mengharapkan PT Jakarta Propertindo (Jakpro), mampu membangun Stadion BMW, Jakarta Utara, lebih cepat agar bisa segera digunakan.

Menurut Sri, salah satu pertimbangan pemprov menunjuk PT Jakpro adalah kinerja BUMD tersebut yang berpengalaman membuat proyek venue bertaraf internasional. PT Jakpro telah membangun velodrome dan equestrian yang dipakai saat Asian Games 2018.

"Makanya kita tunjuk Jakpro membangun Stadion BMW. Kita berharap agar proses eksekusi bisa berlangsung lebih cepat," tutur Sri, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/10).

Awalnya, pembangunan stadion itu akan dilakukan dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Pemprov DKI hanya menyediakan anggaran untuk menyiapkan kajian pembangunannya saja.

Namun, lanjut Sri, tahapan KPBU ternyata lebih panjang dan waktu yang dibutuhkan juga lebih lama.  "KPBU itu, ya ternyata butuh proses yang lebih panjang. Ada beberapa yang harus kami lakukan. Makanya kami usulkan pembangunannya melalui PT Jakpro," kata dia.

Pembangunan Stadion BMW disarankan DPRD DKI Jakarta agar memanfaatkan BUMD untuk pengerjaan sampai kelar tepat waktu. Untuk proyek itu, PT Jakpro meminta suntikan dana sebesar Rp1,5 triliun pada APBD DKI tahun anggaran (TA) 2019.

Direktur Utama (Dirut) PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, pihaknya tengah menyusun studi kelayakan pembangunan Stadion BMW. Jakpro juga akan mengkaji ulang desain stadion tersebut.

Selain untuk membangun stadion, Jakpro juga mengajukan dana Penanaman Modal Daerah (PMD) sebesar Rp648 miliar untuk pengadaan lahan program rumah dengan uang muka (down payment/DP) nol rupiah, Rp500 miliar untuk revitalisasi Taman Ismail Marzuki, dan Rp500 miliar lagi untuk membeli lahan eks Kedutaan Besar Inggris.

Khusus dana PMD itu agar bisa diberikan, Jakpro meminta DPRD DKI segera membahas revisi Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Perseroan Terbatas Jakarta Propertindo.

Dalam perda itu, tertulis modal dasar perseroan yang sebelumnya sebesar Rp2 triliun naik menjadi Rp10 triliun. PT Jakpro hingga kini sudah menerima modal total Rp9,4 triliun. (A-2)

Berita terkait: Ditugasi Bangun Stadion BMW, Jakpro Minta Dimodali Rp1,5 Triliun

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More