Fraksi PDIP Dukung Audit Pendanaan Pertemuan IMF-Bank Dunia

Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 17:05 WIB Politik dan Hukum
Fraksi PDIP Dukung Audit Pendanaan Pertemuan IMF-Bank Dunia

MI/RAMDANI

ANGGOTA Komisi XI DPR Fraksi PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan mendukung bila ada yang mendorong agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menelusuri asal dan penggunaan dana pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018. Hal itu dianggap sebagai sesuatu yang wajar dilakukan untuk memberi kepastian dan informasi bagi masyarakat.

Hendrawan mengatakan kegiatan tersebut merupakan acara penting yang harus terus dipantau perkembangannya."Kalau memang diusulkan BPK untuk mengaudit ya kenapa tidak," ujar Hendrawan, di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (12/10).

Meski begitu, Hendrawan mengatakan perhelatan itu diyakini akan membawa keuntungan bagi Indonesia. Khususnya, dalam hal investasi dan bantuan untuk korban bencana di NTB dan Sulteng.

Pemerintah menggelontorkan dana Rp855 miliar untuk pembiayaan perhelatan tahunan tersebut. Namun, kubu oposisi menganggap dana tersebut tidak pantas digelontorkan di tengah kondisi Indonesia yang sedang banyak tertimpa becana.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sempat menyarankan agar DPR meminta penjelasan pemerintah terkait penggunaan anggaran Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018.  SBY juga menyatakan BPK bisa melakukan audit terhadap perhelatan yang permohonan penyelenggaraannya di Indonesia dilakukan pada masa kepemimpinannya sebagai Presiden ke-6 RI. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More