Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Perempuan Usia 30-an

Penulis: Rosa Anggreati Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 16:35 WIB Humaniora
Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Perempuan Usia 30-an

Ist

MEMASUKI  usia 30-an bagi sebagian orang merupakan awal dari menjalani "hidup yang sesungguhnya." Inilah rentang usia keemasan dalam hidup. Karier dan hubungan pada tahap ini umumnya mulai stabil.

Dari segi kesehatan, usia 30 merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk mulai memperhatikan kesehatan, termasuk makanan yang Anda konsumsi setiap hari.

"Secara keseluruhan, usia 30-an adalah waktu yang sangat positif untuk kesehatan. Ini saatnya bagi Anda mulai mengembangkan kebiasaan yang baik sebagai investasi kesehatan pada masa depan," kata Dr Debra DeJoseph, direktur medis dari The Women's Health Institute University Hospitals, di Cleveland, Ohio.

Dengan kata lain, gaya hidup sehat yang Anda abaikan sekarang akan menganggu kesehatan pada usia 40-an dan seterusnya. Agar tak terjebak melakukan kebiasaan buruk, ketahui ada lima kesalahan yang harus dihindari perempuan pada usia 30-an, seperti dilansir Today.

1.  Mengabaikan Massa Otot

Perempuan usia 30-an harus meluangkan waktu untuk latihan beban. Sebab, pada usia sekitar 30 tahun bahkan jika Anda aktif sekalipun, manusia mulai kehilangan massa otot.

Untuk membantu menjaga otot tetap kuat dan berfungsi dengan baik, perempuan harus menggabungkan latihan kekuatan ke dalam sesi olahraga mereka.

2. Tak Menyadari Metabolisme Melambat

Seiring pertambahan usia, metabolisme seseorang mulai melambat. Penyebabnya beragam, ada yang karena faktor genetik, hormon, atau diet.

Tak hanya itu, menurut National Institutes of Health, lemak tubuh meningkat secara bertahap setelah usia 30, dengan penumpukan terjadi di sekitar tubuh bagian tengah. Meskipun penurunan metabolisme di usia 30-an tidak terlalu besar, jika Anda tidak mengambil langkah-langkah untuk meningkatkannya, Anda berpotensi menggemuk saat tua.

Jaga metabolisme Anda dengan latihan beban. "Latihan beban tidak hanya membakar kalori, tetapi juga meningkatkan persentase massa otot tubuh yang meningkatkan metabolisme Anda dalam jangka panjang," kata ahli internis Dr Holly Phillips.

. Malas Periksa ke Dokter

Sangat penting bagi Anda untuk mengontrol kesehatan tubuh. Terutama untuk mengontrol tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol. Cara ini dapat menyelamatkan Anda dari penyakit mematikan seperti jantung dan stroke.

4. Merokok

Merokok masih menjadi kebiasaan bagi sebagian perempuan. Menurut American Cancer Society, sekitar 18 persen perempuan usia 25  hingga 44 tahun merokok.

Merokok tak baik bagi kesehatan. Ia memengaruhi kemampuan untuk hamil, kesehatan janin, dan tentu saja kesehatan secara keseluruhan. Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan The Lancet menunjukkan bahwa berhenti merokok sebelum usia 40 tahun dapat mencegah 90 persen dari kematian akibat rokok.

5. Kurang Serat

Orang yang hidup pada zaman modern sekarang ini cenderung ingin segala sesuatu serba praktis dan instan. Termasuk dalam hal makanan. Mengonsumsi makanan cepat saji dan makanan olahan menjadi kebiasaan. Makanan tersebut kurang serat. Padahal, serat sangat penting bagi tubuh.

Orang dewasa dianjurkan makan 20-30 gram serat dari lima porsi buah dan sayur setiap hari. Jika kekurangan serat, tubuh akan kekurangan energi, mudah lapar, sulit menurunkan berat badan, sulit buang air besar, dan kesehatan menurun.

Biji-bijian, kacang-kacangan, buah beri, brokoli, dan bayam merupakan sumber serat terbaik. Masukkan serat dalam daftar menu harian Anda, dan minum Entrasol untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Hi-Fiber (serat tinggi) di dalam Entrasol membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Entrasol juga mengandung Omega 3 dan 6 dalam jumlah seimbang yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan sendi, P-Bone (High Calcium, High Vit D dan Magnesium) kombinasi sinergis vitamin dan mineral untuk menjaga kepadatan tulang, kandungan 10 vitamin dan 7 mineral, serta Hytolive (ekstrak buah zaitun) untuk memperlambat proses penuaan dini dengan melindungi sel-sel dari oksidasi berlebih dan membantu menjaga kesehatan kulit.

Zaitun pun bermanfaat sebagai antioksidan alami untuk menangkal radikal bebas  dan mencegah penyakit jantung koroner, serta anti-inflmasi yang dapat membantu mengatasi nyeri pada radang sendi atau artritis.  (Medcom/OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More