Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Penuaan Dini

Penulis: Torie Natalova Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 16:20 WIB Humaniora
Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Penuaan Dini

Ist

SETIAP manusia pastinya akan mengalami penuaan seiring bertambahnya usia. Namun, kebiasaan Anda sehari-hari bisa membuat penuaan datang lebih cepat.

1. Minum dengan sedotan
Setiap kali Anda mengisap sedotan, Anda menarik otot orbicularis oris yang melingkari mulut. Ketika ini diulangi terus, kulit di atas otot berubah sehingga Anda mendapatkan liang, seperti lipatan yang ada di dahi.

2. Terpapar polusi udara

Polusi sama dengan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel sehat kulit Anda dan menyerang serta membunuh elastin dan kolagen. Ini mengakibatkan kerutan, perubahan warna, tekstur kasar, penuaan kulit dan bahkan kanker kulit.

3. Posisi tidur yang salah

Setiap kali Anda tidur menghadap samping atau telungkup dengan perut di bawah, Anda menciptakan ketidakseimbangan dalam tubuh. Tidur di sisi yang lebih memilih satu sisi, dapat membuat Anda kehilangan volume wajah atau mengubah bentuk di sisi wajah. Keriput juga bisa terbentuk ketika Anda menutup wajah dengan bantal. Tidur telentang adalah posisi yang terbaik untuk kulit.

4. Terlalu banyak bekerja

Stres di tempat kerja dapat menyebabkan kelelahan yang terkait dengan pekerjaan, yang dapat mempercepat penuaan biologis. Mereka yang kelelahan dan mengalami tekanan tinggi setiap minggu, mengalami penuaan biologis yang lebih besar yang ditunjukkan melalui jaringan atau sel telomere yang lebih pendek di DNA Anda.

5. Kurang tidur

Kurang tidur dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan termasuk peningkatan risiko penyakit jantung kanker, diabetes dan obesitas, hingga penuaan wajah. Penuaan dini pada wajah seperti munculnya garis-garis halus, rentan dehidrasi dan warna kulit tidak merata.  (Medcom/OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More