Permohonan Tahanan Kota Ratna Ditolak

Penulis: Dian Ihsan Siregar Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 13:35 WIB Megapolitan
Permohonan Tahanan Kota Ratna Ditolak

MI/Pius Erlangga

POLDA Metro Jaya menolak permohonan Ratna Sarumpaet menjadi tahanan kota. Permohonan tersangka kasus penyebaran berita bohong itu ditolak setelah penyidik menganalisis dan mengevaluasi.

"Permohonan tersebut belum dapat dikabulkan," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (12/10).

Ratna mengajukan diri menjadi tahan kota karena alasan kesehatan. Kuasa hukum Ratna, Insank Nasruddin, menyebut Ratna harus mengonsumsi obat setiap hari.

"Nah obatnya ini apakah obat untuk sebuah penyakit atau vitamin, saya belum tahu itu," kata Insank, Minggu (7/10).

Sebagai pengacara, Insank khawatir. Namun, Ratna tak membeberkan detail kondisi kesehatannya kepada Insank.

Polda Metro Jaya menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka penyebaran informasi bohong alias hoaks. Penyidik juga memutuskan menahan aktivis itu usai diperiksa sebagai tersangka.

Ratna dijerat Pasal 14 Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). (Medcom/OL-3)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More