Dua Proyek KPBU Paling Diincar Investor

Penulis: Fathia Nurul Haq/Fetry Wuryasti Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 09:15 WIB Ekonomi
Dua Proyek KPBU Paling Diincar Investor

ANTARA/BUDI CANDRA SETYA
MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa setidakya ada dua proyek kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) sektor transportasi yang banyak diminati para investor. Kedua proyek tersebut yaitu proyek jalur KA Makassar – Parepare dan Bandara Komodo di Labuan Bajo.

“Sejumlah negara telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di dua proyek infrastruktur transportasi tersebut seperti Jepang, Korea, Cina, Australia, India, dan Eropa,” jelas Menhub di sela Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 di Nusa Dua Bali, Kamis (11/10).

“Saya hadir di sini atas nama Indonesia baik sebagai regulator maupun mewakili operator. Kemenhub memayungi apa yang dilakukan Angkasa Pura, Pelindo dan Kereta Api. Sebagai regulator, saya harus memberikan suatu statement kepada dunia bahwa Indonesia mempersiapkan satu regulasi yang welcome terhadap investasi-investasi dari mana pun,” tambahnya.

Menhub Budi karya menegaskan, bahwa apa yang pemerintah lakukan ini tidak menjual aset negara, melainkan hanya memberikan kerjasama berupa konsesi. 

“Kita hanya memberikan kerja sama konsesi dan (aset) itu tetap punya kita. Ini penting, jangan dipelintir," tegas Menhub Budi Karya.

Sejumlah proyek lain sektor transportasi ditawarkan Pemerintah di pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, yaitu, Sektor kereta api, antara lain Tram Surabaya, LRT dan BRT Medan, Bandung Raya Metropolitan monorail. 

Pada Sektor udara antara lain, Bandara Internasional Kuala Namu Medan, Bandara Internasional Lombok, Soekarno Hatta Internasional Airport 2, Cargo Village Soekarno Hatta International Airport. 

Kemudian di Sektor Laut antara lain, Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Makassar New Port, Pelabuhan Kijing, dan Pelabuhan Anggrek. 

Selain itu di Sektor darat, antara lain Transit Oriented Development (TOD) Poris Plawad, TOD Jati Jajar, Proving ground BPLJSKB Bekasi, Jakarta elevated loopline, dan Mass Rapid Transit (MRT) service extension Jakarta- Lebak Bulus.

Menurutnya, pemerintah telah memiliki regulasi terkait public private partnerships (PPP’s)/kerja sama pemerintah dan swasta, yang di Indonesia dikenal dengan nama kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Kerja sama tersebut telah jelas diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur, Peraturan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional(PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) No 4 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KBPU), Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 19 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pengadaan Badan Usaha Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur.

Sebagai informasi bahwa proyek KPBU dengan berbagai skema, yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia diantaranya yaitu yang menggunakan skema penjaminan dari pemerintah (government guarantee) seperti pada proyek pembangkit listrik tenaga batu bara di Jawa Tengah; skema tariff dan viability gap fund (VGF) seperi pada proyek fasilitas pengolahan air minum Umbulan Jawa Timur; skema Availability Payment (AP) seperti pada proyek Jaringan serta fiber optic Palapa Ring; dan skema dukungan pemerintah (Government/construction support) seperti pada proyek Jalan tol Solo-Kertosono dan Balikpapan-Samarinda. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More