Harga Premium akan Dibahas di Rakor Antarmenteri

Penulis: Uud/Cah/Fat/E-3 Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 00:30 WIB Ekonomi
Harga Premium akan Dibahas di Rakor Antarmenteri

MI/Rommy Pujianto

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan keputusan mengenai harga jual premium masih akan dibahas dalam rapat koordinasi.

Namun, ia tidak bersedia menyebutkan kapan rapat koordinasi itu dilaksanakan. "Nantilah setelah semua (rangkaian acara IMF-WB) ini selesai," kata Darmin seusai menghadiri acara penandatanganan kesepakatan antara badan usaha milik negara (BUMN) dan investor di Nusa Dua, Bali, kemarin. Darmin mengatakan semua pihak telah mengetahui apa

yang terjadi saat ini dengan kondisi perekonomian global, termasuk harga minyak yang meningkat. Akan tetapi, ia kembali menegaskan tidak ingin menambah bahan spekulasi ke pasar dengan melempar sinyal apakah pemerintah akan menaikkan atau mempertahankan premium. "Cukup itu saja yang bisa disampaikan," tutup Darmin.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menambahkan, pemerintah segera membawa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti premium ke meja rapat koordinasi antarmenteri. Itu bertujuan menentukan keputusan penaikan harga BBM subsidi, besaran, dan termasuk waktu yang tepat.

"Biasanya, pengumuman penaikan harga BBM subsidi ini memang diperlukan rapat koordinasi lebih dulu yang dipimpin Menko Perekonomian. Mungkin segera dilaksanakan rakor dengan Menko Perekonomian bagaimana ke depannya," ujarnya, di Bali, Rabu (10/10) malam.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara menerangkan penaikan harga BBM berdampak pada komponen administered price yang menjadi salah satu pembentuk infl asi.

Namun, menurut dia, yang penting pemerintah harus menjaga daya beli masyarakat. "Sebanyak 56% pendapatan domestik bruto Indonesia  dari konsumsi. Kita harap konsumsi tumbuh 5,1%, makin tinggi makin baik. Itulah logika makronya sehingga kita masih menahan penaikan harga premium," ucapnya. Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

Ignatius Jonan menyampaikan pemerintah memutuskan penaikan harga BBM jenis premium menjadi Rp7.000 per liter.

Namun, beberapa jam kemudian Menteri Jonan mengatakan rencana tersebut ditunda terlebih dahulu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Penyesuaian harga hanya diberlakukan untuk BBM nonsubsidi, yakni pertamax series dan dex series, serta biosolar non-PSO di seluruh daerah, kecuali Sulawesi Tengah dan NTB yang baru ditimpa bencana.

Sejumlah pengamat pun menjelaskan sudah tepat apabila pemerintah menaikkan harga BBM nonsubsidi untuk membantu mengurangi kerugian Pertamina yang menanggung subsidi BBM jenis premium.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More