Warga Berharap Pencarian Korban Gempa Berlanjut

Penulis: M Taufan SP Bustan Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 23:20 WIB Nusantara
Warga Berharap Pencarian Korban Gempa Berlanjut

MI/RAMDANI

SEJUMLAH warga berharap pemerintah khususnya Basarnas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan gabungan relawan lainnya tidak menghentikan pencarian korban gempa di Sulawesi Tengah.

“Kami harap tidak dihentikan, semoga saja pemerintah bisa dengar kami,” terang Ismail Salahudin, 32, salah satu warga Perumnas Balaroa, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Ulujadi, Palu.

Menurut Ismail, sampai hari ini masih ada jasad kerabat dan keluarganya belum ditemukan. Ia pun bersama tim penyelamat terus melakukan pencarian, namun tidak kunjung membuahkan hasil.

“Kemarin dulu jasad tetangga saya saja yang didapat, sementara keluarga kami belum ditemukan. Makanya saya masih berharap pencarian terus dilanjutkan,” imbuh Ismail.

Senada dengan Ismail, warga Perumnas Balaroa lainnya Arfan H Bau, 45, menyebutkan, pemerintah harusnya terus memperpanjang masa pencarian di Balaroa karena masih banyak warga yang melaporkan anggota keluarganya hilang.

Terlebih laporan itu menegaskan bahwa seluruh anggota keluarga mereka yang hilang pascagempa diketahui berada di dalam rumah saat bencana menerjang.

“Berarti kan masih banyak keluarga yang tertimbun di reruntuhan rumah di sini, harusnya pencarian terus dilakukan sampai semua korban ditemukan,” ujarnya.

Arfan mengaku anggota keluarganya yang sudah ditemukan meski sangat sulit untuk dikenali. Pun demikian, mereka sedikit bisa tenang karena masih bisa memakamkan jasad kerabat bersama keluarga lainnya.

“Saya pikir seluruh warga di sini berharap bisa ditemukan keluarga mereka sehingga bisa dikubur dengan layak. Paling tidak dengan begitu bikin hati mereka sedikit tenang,” tandasnya. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More