Presiden Apresiasi Solidaritas ASEAN untuk Indonesia

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 23:05 WIB Internasional
Presiden Apresiasi Solidaritas ASEAN untuk Indonesia

ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/M Agung Rajasa

PRESIDEN Joko Widodo berterima kasih kepada kepala negara-negara ASEAN atas dukungan dan solidaritas mereka selama proses rekonstruksi Palu dan Donggala yang terdampak gempa.

"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas doa, solidaritas, dan kerja sama yang diberikan oleh para sahabat Indonesia. Your supports make us stronger," tandasnya saat membuka ASEAN Leaders' Gathering di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10), seperti disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangannya.

Pada kesempatan itu, kepada para peserta ASEAN Leaders' Gathering mengenai kondisi daerah-daerah yang terdampak gempa dan tsunami beberapa waktu lalu, Presiden menyebut peristiwa tersebut menyebabkan sekitar 2.000 orang meninggal dunia dengan ribuan lainnya mengalami luka-luka dan kehilangan tempat tinggal.

"Pemerintah dan rakyat Indonesia bekerja keras untuk membantu para korban dan keluarganya. Saat ini kami masih fokus pada penanganan tanggap darurat dan mudah-mudahan dalam satu atau maksimum dua bulan ini tanggap darurat bisa kita selesaikan," imbuhnya.

Langkah selanjutnya, jelas Presiden, ialah melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi daerah terdampak bencana. Langkah itu diperkirakan akan memerlukan waktu selama kurang lebih dua tahun. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More