Emas dari Panjat Tebing untuk Sulteng

Penulis: (RO/R-2) Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 05:30 WIB Olahraga
Emas dari Panjat Tebing untuk Sulteng

ANTARA FOTO/INASGOC/Rahmad Suryadi

DUA atlet panjat tebing Indonesia sukses mengawinkan emas di nomor men’s speed dan women’s speed pada ajang The Belt and Road International Climbing Master Tournament 2018 di Huaian, Tiongkok.

Medali emas men’s speed dipersembahkan oleh Pangeran Septo Wibowo dengan catatan waktu 6,33 detik di babak final. Ia melawan Rukin Sergei dari Rusia yang fall saat final. Sementara itu, di nomor women’s speed medali emas diraih Aries Susanti Rahayu dengan catatan waktu 7,93 detik dan mengalahkan He Cuilian dari Tiongkok dengan cacatan waktu 8,86 detik di babak final.

Kemenangan itu dipersembahkan untuk para korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Dua emas ini diharapkan mampu menjadi pelipur lara atas bencana alam yang terjadi. Ketua Umum PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Faisol Riza mengatakan, kompetisi di luar negeri sangat bermanfaat bagi para atlet Indonesia.(RO/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More