NasDem NTT Bantu Sisir Pemilih Terindikasi Ganda

Penulis: (PO/BB/JI/N-1) Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 08:00 WIB Nusantara
NasDem NTT Bantu Sisir Pemilih Terindikasi Ganda

MI/PALCE AMALO

JAJARAN DPW Partai NasDem di Nusa Tenggara Timur (NTT) proaktif melakukan penyisiran pemilih terindaksi ganda dan tidak memenuhi syarat (TMS) di seluruh desa dan kelurahan.

“Struktur Partai NasDem di desa dan kelurahan sedang mengecek daftar nama yang ada di daftar pemilih tetap apakah benar valid,” kata Sekretaris DPW Partai NasDem NTT Alexander Take Ofong di Kupang, kemarin.

Jika dari hasil penyisiran itu ditemukan pemilih ganda dan pemilih TMS, menurut Ofong, diserahkan kepada KPU. Menurutnya, kader NasDem sudah bekerja sejak beberapa hari terakhir. Adapun data-data pemilih TMS dan terindikasi ganda masih dikumpulkan dan juga akan diserahkan kepada setiap DPD NasDem dan DPW. Penyisiran berlangsung hingga 28 Oktober 2018.

Ketua KPU NTT Maryanti Adoe menambahkan seluruh KPU kabupaten dan kota telah membangun posko di desa dan kelurahan untuk menerima pengaduan dari masyarakat terkait daftar pemilih.

“Silakan bagi masyarakat yang belum terdaftar bisa daftar di posko dengan membawa KTP dan kartu keluarga,” kata Maryanti. Selain itu, KPU juga menerima data pemilih terindikasi ganda dan TMS dari parpol juga Bawaslu untuk dicermati.

Sebelumnya KPU NTT menetapkan DPT Pemilu 2019 sebanyak 3.289.174 pemilih, terdiri atas 1.613.400 pemilih pria dan 1.675.774 pemilih perempuan, tersebar di 14.871 tempat pemunggutan suara, 3.323 desa dan kelurahan, 309 kecamatan, dan 22 kabupaten dan kota.

Sementara itu, KPU Cianjur, Jawa Barat, masih memberikan kesempatan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) memverifikasi data ganda dan anomali data pemilih Pemilu 2019.

“Sampai sekarang masih dalam proses penelurusan,” kata Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, kemarin.

DPT hasil pencermatan yang sudah diplenokan KPU Cianjur tercatat 1.655.729 pemilih. Jumlahnya berkurang sebanyak 9.810 pemilih dari DPT sebelumnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More