60% Pegawai Negeri Sipil sudah Berkantor Kembali

Penulis: (DW/LN/N-1) Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 07:40 WIB Nusantara
60% Pegawai Negeri Sipil sudah Berkantor Kembali

MI/PIUS ERLANGGA

KANTOR pelayanan milik pemerintah daerah dan kantor pemerintah sudah mulai beroperasi dan sudah kembali melayani masyarakat dan menjalankan rutinitas sehari-hari seperti biasanya.

Hal itu dipastikan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo seusai membuka Rakornas Camat Regional II di Hotel Aryaduta Palembang, kemarin.

Ia mengatakan, sampai dengan hari ini, 60% PNS di kantor-kantor pemerintahan Sulteng sudah kembali bekerja.

“Hari Rabu (10/10) sudah mulai apel, 60% PNS di lokasi bencana dipastikan telah masuk kerja,” kata Tjahjo. Ia mengakui kinerja pelayanan dari kantor-kantor pemerintahan memang belum maksimal. Namun, ia meminta masyarakat untuk memaklumi hal tersebut.

“Banyak PNS yang bekerja di kantor pemerintahan yang masih trauma dan belum berani berkantor di ruangan pascagempa dan tsunami. Mereka masih takut dan yang pasti untuk tata kelola pemerintahan untuk memberi pelayanan Sulawesi Selatan, khusus Palu dan Donggala sudah jalan saat ini,” kata Tjahjo.

Tidak hanya itu, Tjahjo pun mengaku turut prihatin atas musibah yang tejadi di Palu dan Donggala. Apalagi, ada 59 orang Satpol PP dan 40 orang pegawai Pemerintah Kota Palu meninggal dunia karena bencana tersebut.

Simpati terhadap korban gempa juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo, yang menerima korban bencana alam di Sulteng itu untuk bersekolah di Sulsel.

“Jadi, siswa pengungsi­ atau orang yang dari Palu sekolah di Makassar itu masih bersifat siswa titip­an, supaya dia tidak putus belajarnya,” ungkap Irman, kemarin.

Menurutnya, saat ini, ada sebanyak 600 pelajar titipan di Sulsel. Jadi, bukan cuma di Makassar, kabupaten/kota lain juga ada,” kata Irman. Ia juga menambahkan siswa titipan bisa saja menjadi siswa tetap jika pelajar tersebut memilih tetap bertahan bersekolah di Sulsel.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi Universitas Hasanuddin Makassar, Ishaq Rahman, mengungkapkan sudah sebanyak 711 mahasiswa Univerisutas Tadulako (Untad) Palu yang mendaf­tarkan diri untuk berkuliah sementara di Unhas. Dari 711 mahasiswa itu, terdistribusi ke 12 fakultas dari 15 fakultas yang ada di Unhas.

Jumlah terbanyak di fakultas teknik, yaitu 140 orang, disusul fakultas hukum (113), farmasi (86), kedokteran (76), dan ekonomi (74), serta di fakultas lainnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More