Wagub NTB Pastikan Proses Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Penulis: Yusuf Riaman Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 21:00 WIB Nusantara
Wagub NTB Pastikan Proses Rehabilitasi dan Rekonstruksi

ANTARA FOTO/Wahyu Putro

GUNA memastikan dan mengawal langsung proses rehabilitasi dan rekonstruksi, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Sitti Rohmi Djalilah meninjau lokasi pascabencana gempa di Dusun Kecinan, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (11/10).

Rohmi mengatakan, kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi untuk memulihkan keadaan masyarakat agar bisa bangkit kembali dalam keterpurukan harus terus didorong dalam rangka siap siaga masyarakat menghadapi bencana.

"Rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi PR untuk masyarakat dan khususnya pemerintah," ujar Rohmi.

Dikatakannya, kesabaran dan rasa syukur sebagai kunci kekuatan untuk bisa menghadapi cobaan.

"Hidup ini tak luput dari ujian, jangan berharap pada manusia tapi berharaplah pada Allah," ucapnya.

Rohmi juga mengingatkan akhir-akhir ini berita hoaks atau berita palsu sering membuat ketakutan di masyarakat. Mental yang baik sangat diperlukan untuk mengahadapi isu ini.

"Pemerintah akan selalu berusaha membantu dan berbuat untuk masyarakat Kabupaten Lombok Utara," kata Rohmi.

Kunjungan dilanjutkan dengan melihat kondisi beberapa hunian sementara (huntara) yang telah selesai dikerjakan.

Rohmi atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Tagana, karena telah berperan maksimal dalam membantu pemerintah membangun huntara yang saat ini telah berjumlah 80 unit di Dusun Kecinan, Desa Malaka. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More