Ojek Khusus bagi Pengunjung Disabillitas

Penulis: (Zen/R-2) Pada: Jumat, 12 Okt 2018, 01:50 WIB Olahraga
Ojek Khusus bagi Pengunjung Disabillitas

MI/PIUS ERLANGGA

DEMI membantu penyandang disabilitas menyaksikan pertandingan di Asian Para Games 2018, panitia multiajang itu menyediakan 35 armada ojek khusus.

Pengemudi ojek itu terbagi dalam dua sif. Mereka berganti sif setiap 2 jam sekali. Mereka biasa standby di pintu 5 dan 6 atau siap menjemput jika dipanggil panitia.

Menurut salah seorang pengemudi ojek itu, Wildan, mereka mulai bertugas sejak dua hari sebelum acara pembukaan Asian Para Games 2018 dibuka. “Tugas kita mengantar atlet dan pengunjung disabilitas ke venue di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) yang dituju untuk menonton pertandingan. Saya sangat senang dan bangga karena bisa berpartisipasi di arena Asian Para Games 2018 ini.”

Wildan yang mengalami lumpuh sejak 1998 akibat jatuh dari pohon menambahkan, ‘’Saat pergantian sif biasanya kita ikut menonton pertandingan karena ini kan acara buat kaum seperti kita-kita ini, Mas. Kita bisa menonton pertandingan apa pun, gratis,’’ ujar pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang servis elektronik di kawasan Pondok Bambu itu. (Zen/R-2)

 

VIDEO TERKAIT:

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More