Polisi Panggil Saksi Lain terkait Hoaks Ratna Sarumpaet Besok

Penulis: Ferdian Ananda Majni Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 19:55 WIB Megapolitan
Polisi Panggil Saksi Lain terkait Hoaks Ratna Sarumpaet Besok

MI/BARY FATHAHILAH

KEPALA Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan penyidik masih mendalami keterangan dari tersangka penganiayaan berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet. Bahkan tidak menutup kemungkinan polisi akan memanggil sejumlah saksi, di antaranya Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

"Jadi begini saya selalu mengatakan bahwa suatu kasus ada saksi dan tersangka, semua yang terlibat dengan kasus atau perkara itu akan diminta keterangan. Jadi dari situ akan terlihat porsinya sebagai apa, apa sebagai saksi tetapi yang jelas tersangka sudah ada," kata perwira tinggi Polri itu ketika ditanya kemungkinan dipanggilnya Fadli Zon.

Ia menjelaskan, pemanggilan saksi-saksi lainnya akan melengkapi penyidikan kasus penyebaran berita bohong atau hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet.

"Apakah saksi bisa jadi tersangka itu tergantung dari keterkaitan dari peran yang bersangkutan ya. Ini secara umum dan normatif seperti itu," sebutnya, Kamis (11/10), di Mabes Polri.

Ia berharap, dalam pengusutan kasus ini diberikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja dan mendalami keterangan saksi, tersangka dan barang bukti yang ada.

"Hari ini tidak ada pemanggilan dan pemeriksaan, tetapi mendalami saja keterangan dari tersangka. Juga dilakukan pengecekan beberapa barang bukti yang harus dilengkapi," lanjutnya.

Ia memastikan, tindak lanjut pemeriksaan besok sudah ada beberapa orang saksi yang akan diminta keterangan.

"Tapi saya mohon maaf belum dapat nama-namanya. Tetapi mereka (penyidik) menyampaikan akan meminta keterangan beberapa orang. Mungkin nanti agak malaman akan saya sampaikan kepada rekan-rekan," pungkasnya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More